Anak Mengalami Penderaan Seksual, Pakar Bagikan Wacana: Tidak Menyalahkan, Empati Lebih Penting

Metro

Kamis, 03 Agustus 2023 | 16:46 WIB
Anak Mengalami Penderaan Seksual, Pakar Bagikan Wacana: Tidak Menyalahkan, Empati Lebih Penting
Ilustrasi penderaan seksual ((Pexels.com/Anete Lusina))

Berkaca dari kejadian pelecehan seksual yang dialami salah satu keluarga artis Indonesia, berikut wacana dari sudut kesehatan mental dan rasa empati.

Anggota keluarga mengalami penderaan atau pelecehan seksual bukanlah hal yang mudah diterima. Alih-alih meminta untuk bersikap positif dan semangat kepada yang bersangkutan. Pihak terdekat pun ikut merasa tidak berdaya karena tidak bisa berbuat apa-apa.

Dikutip dari parents.au.reachout.com, saat mendapatkan kabar anak mengalami penderaan seksual respon normal adalah menyalahkan seseorang (termasuk diri kita sendiri), menyerang, atau mencoba memperbaiki keadaan dengan memanggil polisi atau mendatangi kepala sekolah tempat anak menjalani pendidikan.

Namun, tindakan seperti ini sebaiknya ditangguhkan. Lebih baik fokus kepada korban atau penyintas kejadian ini, karena saat itu mereka merasa kehilangan kekuatan,  dan otonomi mereka.

Mereka yang mengalami penderaan mesti mendapatkan kesempatan  memberdayakan diri sendiri, membuat pilihan sendiri tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Mendengarkan dengan seksama pada saat mereka mengungkapkan kejadian bisa membantu penyintas memahami apa yang terjadi pada mereka, dan membantu mereka mulai mendapatkan kendali atas keputusan yang diambil. Terpenting membantu para penyintas memahami bahwa meski sesuatu yang buruk terjadi pada mereka, tetap tidak mengubah mereka menjadi pribadi yang kurang, ternodai, sampai terdefinisi sebagai yang lemah atau salah.

Beberapa poin penting yang bisa dilakukan dan menjadi wacana dalam mendampingi anak atau remaja yang mengalami penderaan seksual:

1. Pastikan si anak atau remaja dalam situasi aman

* Periksa dengan teliti bahwa mereka tidak berada dalam bahaya atau di bawah kendali pelaku. Apalagi bila si remaja minta tolong atau datang kepada orangtua atau orang dekat agar diberi bantuan.
* Simak kondisi saat menyampaikan, apakah baru saja, sudah lama, atau beberapa saat lalu. Bila baru saja, apakah peran polisi dan ambulans dibutuhkan juga perlu dilihat.

2. Mungkin anak atau remaja merasa aman secara fisik, tetapi sangat tidak aman secara psikologis.

* Bisa memulai dengan mengajukan pertanyaan seperti, "Apakah kamu baik-baik saja? Apakah merasa aman?" jiga ada kekhawatiran risiko  bunuh diri karena mereka merasa direndahkan atau bahkan sampai terendah karena sudah dilecehkan.

* Sebagai orangtua mungkin merasa perlu untuk bergegas dan mengambil tindakan segera. Tetapi pastikan memberinya ruang untuk bercerita atau menyatakan apa yang terjadi.

* Mendengarkan secara aktif sangat penting, dan bisa membingkai pertanyaan dengan cara yang akan mendorong penyintas untuk terbuka.

3. Yakinkan bahwa penyintas tidak bersalah atas apa yang terjadi

Tara Hunter, manajer pelaksana North Sydney Sexual Assault Service mengatakan hal ini sangat penting. Mesti meyakinkan itu bukan kesalahan mereka yang mengalami penderaan.

4. Bahu-membahu dengan remaja atau anak yang mengalami penderaan seksual agar mereka merasa tidak sendirian menjalani proses penyembuhan batin dan fisik

Ellie Freedman, direktur medis dari Northern Sydney Sexual Assault Service menyatakan, orangtua memiliki porsi untuk menanyakan kepada anaknya yang mengalami pelecehan seksual: beritahu apa yang membuatmu khawatir, dan mari kita dapat bekerja sama untuk memperbaikinya dan mengatasinya.

5. Membantu penyintas pelecehan dalam mengakses bantuan profesional

* Penting diperhatikan bahwa mengunjungi layanan pelecehan seksual tidak berarti si anak harus menjalani tes penyakit menular seksual. Juga tidak berarti harus mengikuti pemeriksaan forensik yang mengumpulkan bukti penyerangan dari pakaian atau tubuh korban. Tetapi adanya pilihan untuk bertemu dengan konselor, atau dokter atau perawat, jika penyintas mau.

* Layanan bisa didatangi untuk menanyakan undang-undang melaporkan kekerasan seksual kepada polisi atau layanan perlindungan anak.

6. Menjadi orangtua yang memahami kondisi emosi sendiri saat mengetahui anak mengalami penderaan seksual

* Berpotensi membuat stres, mungkin menyalahkan diri sendiri dan merasakan emosi yang kuat seperti marah atau malu. Atau mungkin numbness, tidak tahu bagaimana perasaan sendisi. Semua adalah respons alami.

* Pastikan menjaga kesehatan mental selama periode ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Kasus Pelecehan Anak, Rachel Vennya Gak Heran Banyak Yang Pilih Childfree: Makin...

Heboh Kasus Pelecehan Anak, Rachel Vennya Gak Heran Banyak Yang Pilih Childfree: Makin...

Entertainment | Kamis, 03 Agustus 2023 | 16:42 WIB

Melaney Ricardo Sebut Jiwa Pinkan Mambo Kering, Suruh Minta Maaf ke Anak yang Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri

Melaney Ricardo Sebut Jiwa Pinkan Mambo Kering, Suruh Minta Maaf ke Anak yang Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri

Entertainment | Kamis, 03 Agustus 2023 | 11:53 WIB

Tertekan dengan Beban Hidup, Pinkan Mambo Ngaku Punya 2 Kepribadian

Tertekan dengan Beban Hidup, Pinkan Mambo Ngaku Punya 2 Kepribadian

Entertainment | Kamis, 03 Agustus 2023 | 10:41 WIB

Pinkan Mambo Merasa Besarkan MA Seperti Air Susu Dibalas Air Tuba, Apa sih Artinya?

Pinkan Mambo Merasa Besarkan MA Seperti Air Susu Dibalas Air Tuba, Apa sih Artinya?

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:12 WIB

Jauh-jauh Pulang dari Amerika, Ternyata MA Mengalami Pelecehan Seksual Hingga Pemerkosaan

Jauh-jauh Pulang dari Amerika, Ternyata MA Mengalami Pelecehan Seksual Hingga Pemerkosaan

Metro | Senin, 31 Juli 2023 | 17:14 WIB

MA Mengalami Pelecehan Seksual Hingga Pemerkosaan dari Suami Pinkan Mambo, Ini Keputusannya Mengapa Ingin Speak Up

MA Mengalami Pelecehan Seksual Hingga Pemerkosaan dari Suami Pinkan Mambo, Ini Keputusannya Mengapa Ingin Speak Up

Metro | Senin, 31 Juli 2023 | 15:59 WIB

Terkini

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:34 WIB

5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier

5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:26 WIB

Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis

Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:25 WIB

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan

Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:15 WIB

Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan

Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:08 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap

Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:00 WIB

Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara

Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:00 WIB