Disebutkan malah ada perasaan trauma bila Bali menjadi salah satu venue.
Untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia, telah terpilih empat stadion yang seluruhnya berada di Pulau Jawa.
Yaitu Jakarta International Stadium (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), serta Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar) rupanya tidak ada.
Dikutip dari Suara Bali, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah mengumumkan empat stadion ini, berdasar penunjukan FIFA sebagai federasi internasional sepak bola.
"Dari delapan lapangan yang diusulkan memang akhirnya mengerucut hanya menjadi empat lapangan saja," demikian diungkapkan Erick Thohir sebagaimana dikutip dari Instagram pribadinya @erickthohir.
Dengan menyodorkan situasi dan kondisi persiapan penyelenggaraan yang sudah semakin dekat, maka rencana menghadirkan delapan direduksi menjadi empat tempat.
"Tinggal 93 hari lagi, jadi karena persiapannya singkat, makanya kita mau seefisien mungkin," lanjut Erick Thohir.
Di sisi lain, unggahan ini mendapatkan tanggapan hangat dari warganet yang memberikan pandangan seperti berikut.
Baca Juga: Viral Video Bapak-bapak Buka Jasa Mendoakan Keliling di Kota Solo, Netizen: Butuh Asisten Nggak Om?
"Untung Bali bukan venue, takut trauma seperti U-20," begitu tulis akun @fahmif.a yang dikutip dari laman komentar postingan Instagram Erick Thohir tadi.
Kembali kilas balik tentang batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 disebabkan karena adanya penolakan beberapa pihak dengan dalih Timnas Israel ikut bertanding.
Antara lain disuarakan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, yang provinsinya ditunjuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2023.