Timor Leste dikabarkan sengaja mengalah demi membantu Timnas Indonesia U-23 agar lolos babak semifinal di Piala AFF 2023. Namun, informasi tersebut merupakan disinformasi atau berita palsu.
Setelah dilakukan pengecekan fakta terhadap kabar tersebut, klaim yang menyebut Timor Leste sengaja mengalah demi bantu Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal.
Informasi itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Timnas Garuda Team yang memposting video berdurasi 7 menit 2 detik dengan judul "SEMIFINAL DALAM GENGGAMAN!! Timor Leste BANTU Timnas Indonesia U-23 Piala AFF, Jadi Harapan Saya".
Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 28.000 penayangan.
Namun, apakah benar Timor Leste sengaja mengalah demi membantu Timnas Indonesia U-23 lolos semifinal Piala AFF?
![Benarkah Timor Leste sengaja mengalah demi Indonesia. [[YouTube/Timnas Garuda Team]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/21/1-benarkah-timor-leste-sengaja-mengalah-demi-indonesia.jpg)
PENJELASAN:
Narator dalam video tersebut hanya membahas perihal wawancara salah satu pemain Timor Leste bernama Paulo Gally.
Namun, rekaman tersebut bersifat manipulatif karena tidak ada bukti valid maupun pernyataan resmi bahwa Timor Leste sengaja mengalah demi Indonesia.
Setelah ditelusuri, video itu merupakan video lawas bulan lalu. Namun, video tersebut dibawakan dalam bahasa Timor Leste dan tidak tersedia subtitle.
Baca Juga: Bukan Jakarta, Nama JIS Akan Diganti Menjadi Jokowi International Stadium, Benarkah?
Tetapi setelah ditonton, tidak ditemykan kata-kata "Indonesia" maupun "AFF Champion Thailand 2023". Dalam video tersebut hanya terdengar kata "SEA Games Kamboja".
Dengan kata lain, klaim yang menyebut bahwa Timor Leste sengaja mengalah demi Timnas Indonesia U-23 agar lolos ke babak semifinal Piala AFF adalah berita hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].