Kabar salah atau tidak benar tentang pernyataan pelatih Timor Leste yang disambut langkah hukum oleh Ketua Umum PSSI.
Telah beredar kabar bahwa setelah rampung pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Timor Leste di Group B AFF U-23 2023, Pelatih kesebelasan negara ini, yaitu Park Soo-tae memberikan pernyataan dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan akan memberikan sanksi hukuman penjara.
Berita ini disebarkan lewat kanal YouTube atas nama akun TIMNAS KITA yang mengunggah video berjudul "MAMPUS KENA SANKSI HUKUMAN!! Erick Thohir Beri Hukuman yang Sesuai~ Pernyataan Pelatih timor Leste".
Foto thumbnail adalah Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta pelatih Timor Leste, Park Soo-tae dengan insert tiga tahanan mengenakan baju warna oranye serta tampak belakang Coach Shin Tae-yong.
Kalimat penyertanya "KEPUTUSAN TEGAS ERICK THOHIR BERI SANKSI DI JEBLOSKAN KE PENJARA PERNYATAAN PARK SUN-TAE USAI DI KALAHKAN TIMNAS INDONESIA".
Benarkah kabar yang disebarkan lewat video ini?
![Video salah (X) dengan judul dijadikan satu yang menimbulkan disinformasi [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/22/1-video-salah-x-dengan-judul-dijadikan-satu-yang-menimbulkan-disinformasi.jpg)
CEK FAKTA
Tidak benar atau salah untuk informasi yang disampaikan dalam video ini.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran judul dan video, hasilnya:
* Judul sangat provokatif dan tidak beretika
Fakta: bunyi judul "MAMPUS KENA SANKSI HUKUMAN!! Erick Thohir Beri Hukuman yang Sesuai~ Pernyataan Pelatih timor Leste".
Logika: tidak ada media valid dan kredibel menyuarakan kalimat bernada provokasi apalagi menyumpahi. Hal ini mencerminkan situasi kepala pembuat video, bukan sikap objektif.
* Kesalahan penulisan kalimat penyerta foto thumbnail.
Fakta: kalimat thumbnail "KEPUTUSAN TEGAS ERICK THOHIR BERI SANKSI DI JEBLOSKAN KE PENJARA PERNYATAAN PARK SUN-TAE USAI DI KALAHKAN TIMNAS INDONESIA".
Logika: memahami cara menuliskan "di" yang benar saja tidak bisa dipenuhi, apalagi unsur kredibel dari materi videonya sendiri.
* Campuraduk judul dan maksud serta tujuan dari hal berbeda dijadikan satu hasilnya seperti demikian.
Fakta: mulai detik pertama, diulang lagi di menit 0:52 menggunakan pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, "Saya tidak bisa disogok". Demikian pula di keterangan tertulis di bagian keterangan unggahan YouTube yang dicomot dari berbagai media kredibel antara lain CNN Indonesia dan Okezone.com tentang mafia bola. Berdasar judul pembuat video sendiri, diplesetkan menuju pernyataan Erick Thohir soal mafia bola dijebloskan ke penjara menjadi pernyataan pelatih sepak bola negeri tetangga akan diberikan hukuman karena mengeluarkan statement. Lantas diberi embel-embel kata "mampus" pula.
Logika: cara memprovokasi dengan mengkaitkan hal satu sama lain sebagai clickbait ini menunjukkan kualitas informasi dan niat pembuatnya untuk memberikan berita tidak valid. Meski dalam judul diberikan tanda "-" atau penghubung antarjudul.
Baca Juga: Hukum Islam Soal Poliandri Menurut UAS usai Suami Ketiga Bunuh Suami Kedua di Bone
Cukup menyimak menit pertama video berjudul "MAMPUS KENA SANKSI HUKUMAN!! Erick Thohir Beri Hukuman yang Sesuai~ Pernyataan Pelatih timor Leste" bisa didapatkan pemahaman video ini memiliki konten menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].