Berita keliru ini menyebutkan Sandiaga Uno merapat ke PDIP agar bisa menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Sebuah kabar keliru bergulir di masyarakat, menyebutkan bahwa Sandiaga Uno sangat ingin menjadi calon wakil presiden atau cawapres Ganjar Pranowo yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai capres untuk kontestasi Pemilu 2024. Sehingga ia pun diusir PDIP.
Informasi ini disebarkan lewat media sosial Twitter oleh akun bernama @abu_waras dalam bentuk tulisan seperti demikian:
"Sok Pede Karena Merasa Punya Modal Untuk Mencawapres, Sandiaga Uno Malah Diusir PDIP Karena Ngebet Ingin Jadi Cawapres Ganjar. Netizen: Kenapa Engga Dukung Anies Saja? Kan Bisa Jadi Menteri kayak LBP..".
Dengan thumbnail Ganjar Prabowo serta Sandiaga Uno, serta menggunakan logo TVOneNews.
Apakah ada nilai valid dan kredibel dari unggahan cuitan ini?
![Cuitan di Twitter yang salah (X) soal pengusiran Sandiaga Uno oleh PDIP [[screenshot Twitter].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/24/1-cuitan-di-twitter-yang-salah-x-soal-pengusiran-sandiaga-uno-oleh-pdip.jpg)
CEK FAKTA
Berita yang disebarkan adalah salah atau tidak benar. Pengusungan Sandiaga Uno menjadi wakil presiden adalah keputusan dari partai yang menaunginya yaitu PPP.
PENJELASAN
Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya adalah sebagai berikut:
Foto thumbnail mencomot salah satu kanal TV swasta Indonesia. Fakta: narasi yang benar di dalamnya, PDIP persilakan PPP hengkang dari koalisi jika bersikeras mengusulkan Sandiaga Uno sebagai wakil presiden bersama capres Ganjar Pranowo.
Logika: PDIP tidak secara personal mengusir Sandiaga Uno seperti yang dituliskan di dalam cuitan ini.
Soal PPP akan hengkang dari koalisi bersama PDIP apabila Sandiaga Uno tidak menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo masih isu. Belum ada penjelasan lebih lanjut dari PPP terkait hal ini.
Melansir dari artikel Tribunnews, Sandiaga Uno menuturkan bahwa sesuai arahan dari pimpinan PPP, sampai saat ini PPP masih istiqomah untuk berkonsolidasi secara internal dan berkoalisi dengan PDIP.
Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah menegaskan mengenai penentuan bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 akan dibahas bersama dan melihat dinamika politik mutakhir.
Baca Juga: Nursyah Nangis Cerita soal Cucu ke Ashanty, Netizen Keheranan: Ini Ibu Punya Kepribadian Ganda?
Ia menambahkan, kandidat bakal cawapres yang masuk radar PDIP sejauh ini, seperti Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Menteri BUMN Erick Thohir.
"Saya kira probability mereka untuk menjadi cawapres Pak Ganjar cukup tinggi, kita tunggu nanti pada batas akhir pendaftaran capres cawapres yang telah diatur KPU, kita lihat bagaimana formasi grouping parpolnya, dan formasi capres cawapresnya," jelas Basarah.
Dengan demikian, cuitan dalan Twitter yang berbunyi "Sok Pede Karena Merasa Punya Modal Untuk Mencawapres, Sandiaga Uno Malah Diusir PDIP Karena Ngebet Ingin Jadi Cawapres Ganjar. Netizen: Kenapa Engga Dukung Anies Saja? Kan Bisa Jadi Menteri kayak LBP.." adalah informasi yang termasuk ke dalam jenis konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].