Kabar tidak benar gara-gara Indonesia menang lantas pembuat video membuat judul "lucu".
Sebuah disinformasi berita terjadi setelah Timnas Indonesia menekuk Timnas Thailand 3-1 di babak semifinal Piala AFF U-23 2023. Yaitu pelatih Issara Sritaro yang mengawal pemain negerinya menjadi frustrasi setelah menghina Garuda Muda asuhan Coach Shin Tae-yong.
Kabar ini didengung-dengungkan via kanal YouTube oleh akun bernama CALON GARUDA TEAM yang mengunggah video berjudul "MAMPUS ~ AWALNYA MENGHINA TIMNAS ~ ISSARAS SRITARO FRUSTASI~MADAM PANG MINTA MAAF ~ STY LAKUKAN INI".
Foto thumbnail adalah Shin Tae-yong, Madam Pang, serta Issara Sritaro. Sub judul atau kalimat penjelas foto thumbnail berbunyi "AWALNYA HINA & FITNAH TIMNAS LIHATLAH APA YANG SHIN TAE YONG LAKUKAN ISSARAS SRITARO DAN MADAM PANG LANGSUNG LAKUKAN HAL INI USAI DI BANTAI 3-1".
Benarkah berita yang dikabarkan video ini?
![VIdeo salah (X) tentang Pelatih Timnas Thailand sehubungan kemenangan Timnas Indonesia 3-1 [[screeshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/25/1-video-salah-x-tentang-pelatih-timnas-thailand-sehubungan-kemenangan-timnas-indonesia-3-1.jpg)
CEK FAKTA
Video memberikan informasi tidak benar soal pelatih Timnas Thailand, termasuk undur diri dan menyesal.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran judul serta isi video dan hasilnya:
* Judul bombastis, provokatif dan tidak berimbang
Fakta: Judul "MAMPUS ~ AWALNYA MENGHINA TIMNAS ~ ISSARAS SRITARO FRUSTASI~MADAM PANG MINTA MAAF ~ STY LAKUKAN INI" dan "AWALNYA HINA & FITNAH TIMNAS LIHATLAH APA YANG SHIN TAE YONG LAKUKAN ISSARAS SRITARO DAN MADAM PANG LANGSUNG LAKUKAN HAL INI USAI DI BANTAI 3-1".
Logika: penggunaan kata "mampus", "menghina", dan "fitnah" sangatlah jauh dari unsur sportivitas. Bila video yang diunggah tentang sport atau olah raga, termasuk sepak bola, lantas unsur yang dikedepankan adalah ajakan pembuat video untuk tidak berpikir sportif, bisa dipastikan konten tidak sesuai judul.
* Penulisan judul dan kalimat tidak sesuai standar bahasa Indonesia serta terjadi kesalahan penulisan nama
Fakta: Issaras (mestinya Issara), Shin Tae Yong (Shin Tae-yong), di bantai (dibantai).
Logika: kesalahan penulisan atau ketidaktelitian di judul juga lambang konten pasti sama. Tidak valid.
* Periksa video
Menit 0:01 narator membacakan pelatih Thailand merasa menyesal
Menit 0:08 narator membacakan Shin Tae-yong lakukan hal ini (tanpa penjelas apakah dimaksud ini).
Menit 0:09 narator membacakan Madam Pang minta maaf atas kelakuan pelatih Thailand sepanjang pertandingan.
Menit 0:27 narator membacakan "Dalam sebuah pernyataan mengejutkan Issara Sritaro mengumumkan pengunduran dirinya setelah timnya mengalami kekalahan telak ..."
Fakta: dengan menyimak video hanya menampilkan potongan foto pelatih Thailand serta permainan juga dalam bentuk gambar tak bergerak, tanpa statement subjek yang bersangkutan (Issara Sritaro) maka wajib dicurigai bualan pembuat video ini. Termasuk video pendek Madam Pang, manajer Timnas Thailand, dari mana diketahui ia asli menyatakan permintaan maaf bila tidak ada kalimat asli serta subtitle di bawahnya?
Logika: berita yang disebutkan "mengejutkan" mestinya didukung kalimat langsung serta potongan video yang memiliki relasi kuat dengan topik.
Dengan menyimak sejenak video berjudul "MAMPUS ~ AWALNYA MENGHINA TIMNAS ~ ISSARAS SRITARO FRUSTASI~MADAM PANG MINTA MAAF ~ STY LAKUKAN INI" bisa disimpulkan isinya adalah konten yang menyesatkan atau misleading content.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Tanya Amalan Bisa Bertemu Habib Umar, Jawaban Sang Habib Bikin Terdiam
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].