Kabar mengejutkan menyebutkan Ketua PSSI, Erick Thohir resmi memberhentikan Rizky Ridho dari Timnas adalah disinformasi.
Tim Metro melakukan cek fakta pada video berjudul "PADAHAL YANG SALAH DOLL!! Erick Thohir Resmi Berhentikan Rizky Ridho Dari Timnas - Tolak Panggilan" yang diunggah di kanal YouTube Liganya Dagelan merupakan kabar hoaks.
PENJELASAN
Setelah dilakukan penelusuran dari berbagai sumber, tidak ada bukti valid yang mendukung klaim kabar tersebut.
Pelatih Persija Thomas Doll tetap menahan Rizky Ridho walau sudah dipanggil Timnas Indonesia U-23.
Menurutnya, Rizky Ridho akan lebih berguna jika dirinya membela paa panji Persija dibandingkan bergabung dalam squad Timnas Indonesia U-23 dalam ajang Piala AFF.
![Erick Thohir Resmi Berhentikan Rizky Ridho dari Timnas Indonesia Selamanya, Benarkah? [(YouTube/Liganya Dagelan)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/27/1-erick-thohir-resmi-berhentikan-rizky-ridho-dari-timnas-indonesia-selamanya-benarkah.jpg)
Sementara itu, Ketua PSSI, Erick Thohir berpendapat seharusnya klub tidak menahan ika pemainnya ke Timnas Indonesia U-23.
"Saya tidak berkenan ketika para pelatih yang ada di Indonesia ini meremehkan Timnas, Saya yakin para pemilik klub, orang Indonesia. Jadi mereka pasti merah putih, kalau nggak ya investasi di luar negeri," ujarnya beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu, Erick Thohir tidak mau memperpanjang hal ini.
Baca Juga: Pria Rentan Kena Batu Saluran Kemih dan Pembesaran Prostat, Bagaimana Mencegahnya?
Saya rasa hal ini tak perlu jadi ribut besar. Masa jadi polemik tontonan dunia. Malu lah, kita sebagai bangsa ini masa sering menyalahkan," jelasnya.
Sehingga tidak ada satu pun dari pemain yang tidak bergabung di Timnas Indonesia U-23 dalam laga Piala AFF 2023 yang dicoret namanya dari daftar pemain untuk selamanya.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].