Federasi Sepakbola Asia Tenggara atau AFF dikabarkan terancam bangkrut jika Indonesia keluar dari federasi tersebut dan lebih memilih bergabung dengan Federasi Sepakbola Asia Timur atau EAFF.
Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan cek fakta, kabar tersebut merupakan disinformasi atau berita palsu.
Berita bohong itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Warta Informasi yang memposting video berdurasi 6 menit 31 detik dengan judul "Terancam Bangkrut || Sponsor AFF Ikut Cabut Jika Indonesia Keluar dari AFF".
Pada thumbnail terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa AFF kehilangan sponsor dan para petinggi berusaha merayu Erick Thohir.
Saat artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 2.000 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasan klaim tersebut?
![Benarkah AFF bangkrut jika Indonesia keluar dari AFF. [[YouTube/Warta Informasi]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/02/1-benarkah-aff-bangkrut-jika-indonesia-keluar-dari-aff.jpg)
PENJELASAN:
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa PSSI akan keluar dari AFF sebagai imbas kecurangan terhadap Timnas Indonesia U-23 saat final Piala AFF.
Namun faktanya, Indonesia tidak keluar AFF walau mengalami kekalahan dari Vietnam. Sejauh ini, PSSI mengungkapkan bahwa Indonesia akan tetap bergabung dengan AFF.
Video tersebut hanya menampilkan pertandingan Indonesia melawan Vietnam beberapa waktu lalu. Tetapi setelah menonton video, tidak ditemukan bukti valid yang menyebutkan bahwa Indonesia keluar dari AFF.
Baca Juga: Benarkah Manajemen Persebaya Pulangkan David da Silva Gantikan Paulo Victor?
Artinya, klaim di atas merupakan berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].