Luna Maya secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya telah melakukan pembekuan sel telur pada 2022 lalu. Hal itu kembali menjadi perbincangan warganet lantaran belakangan ini hubungannya dengan Maxim Bouttier menjadi sorotan.
Proses pembekuan sel telur yang dilakukannya di Jakarta itu demi menjaga reproduksinya. Ia menjaga hal itu untuk mempersiapkan diri, jika sewaktu-waktu ia menemukan pasangan yang spesial dalam hidupnya.
“Aku nggak ragu sama sekali, karena ini solusi terbaik buat perempuan-perempuan yang merasa khawatir. Karena bagaimana pun juga kan perempuan itu, setiap bertambahnya umur, sel telur yang dihasilkan itu selalu berkurang,” ungkap Luna Maya.
“Itu makanya, mumpung masih muda, masih sehat, tidak ada salahnya punya alternatif ini. Sebelum hujan kita siap payung aja sih,” lanjutnya.
Apa yang dilakukan oleh Luna Maya rupanya menjadi inspirasi bagi para perempuan. Artis asal Bali ini, dinilai memiliki pemikiran yang jauh lebih maju meski tak lulus sarjana.
“Luna jujur ngaku bukan sarjana. Pernah kuliah di 2 tempat tapi gak selesai karena kadung sibuk di dunia hiburan dan modeling. Tp pola pikirnya tidak kalah dengan sarjana,” ujar @praj****
“Luna jujur mengakui bahwa perempuan itu memiliki biological clock, dan menurut saya mengakui hal tersebut adalah seorang feminist sejati, memahami dirinya seorang wanita seutuhnya,” timpal @lobe***.
Belakangan Luna Maya juga santer dikabarkan sedang merencanakan pernikahan dengan sang kekasih, Maxim Bouttier. Namun keduanya tampak masih masih malu-malu untuk mengungkap ke publlik.
Baca Juga: Apakah Doa Qunut Wajib saat Sholat Subuh? Ini Penjelasannya