Shin Tae Yong dikabarkan memecat pelatih Bima Sakti setelah Timnas Indonesia U-17 kalah dari Korea Selatan dengan skor 0-1 dalam laga persahabatan di Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Rabu (30/8/2023).
Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan cek fakta, kabar tersebut merupakan disinformasi dan berita palsu.
Meski kalah, namun permainan Timnas Indonesia U-17 dinilai menunjukkan peningkatan dalam persiapan menghadapi Piala Dunia U-17 2023.
Informasi palsu itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube CALON TIMNAS yang mengunggah video berjudul "PECAT SAJA ~ PENGAKUAN MENGEJUTKAN SHIN TAE YONG USAI TIMNAS & BIMA SAKTI DI PERMALUKAN 1-0".
Dalam video berdurasi 2 menit 31 detik itu tampak potret Shin Tae Yong dan Bima Sakti. Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 148.000 penayangan.
Lantas, bagaimana penjelasan klaim di atas?
![Benarkah Shin Tae Yong memecat Bima Sakti karena Timnas Indonesia U-17 kalah. [[YouTube/CALON TIMNAS]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/04/1-benarkah-shin-tae-yong-memecat-bima-sakti-karena-timnas-indonesia-u-17-kalah.jpg)
PENJELASAN:
Narator dalam video hanya menyinggung soa sorotan tajam ke Bima Sakti setelah Timnas Indonesia U-17 kalah.
Narator juga menyebut tanggapan Shin Tae Yong mengenai kekalahan tersebut. Namun setelah ditonton, tak ada penjelasan valid tentang pemecatan Bima Sakti.
Baca Juga: Arya Saloka dan Amanda Manopo Hadiri Undangan dari Ganjar Pranowo di Solo, Benarkah?
Alih-alih memecat Bima Sakti, Shin Tae Yong menyebut bahwa kekalahan itu disebabkan karena Korea Selatan yang mendominasi permainan.
Dengan kata lain, kabar yang menyebut bahwa Shin Tae Yong memecat Bima Sakti usai Timnas Indonesia U-17 kalah melawan Korea Selatan merupakan berita hoaks.
Pasalnya, video itu tidak menyajikan informasi kredibel tentang keinginan Shin Tae Yong untuk memecat Bima Sakti.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].