Eks pemeran utama di sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan menghadiri undangan yang diberikan oleh Ganjar Pranowo di Solo.
Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan pengecekan fakta, tak ada bukti valid bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo menghadiri undangan kampanye Ganjar.
Informasi disinformasi itu disebarkan oleh kanal YouTube OFFI CHANNEL yang mengunggah video berjudul "Pasutri idaman kunjungan ke Solo nih hadiri undangan kampanye pak Ganjar yang auto bikin histeris fans" dengan durasi 8 menit 10 detik.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 390 penayangan. Namun, bagaimana penjelasan klaim tersebut?
![Benarkah Arya Saloka dan Amanda Manopo hadir di undangan kampanye Ganjar Pranowo. [[YouTube/OFFI CHANNEL]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/04/1-benarkah-arya-dan-amanda-hadir-di-undangan-kampanye-ganjar.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, klaim yang menyebut Arya Saloka dan Amanda Manopo menghadiri undangan kampanye Ganjar Pranowo di Solo tidak sepenuhnya benar.
Faktanya, dalam orasi Ganjar Pranowo bersama relawannya yang berlangsung baru-baru ini di Karanganyar hanya sosok Arya Saloka yang hadir. Namun, tidak ada sosok Amanda Manopo.
Saat ditelusuri di media sosial, potret kampanye Ganjar Pranowo yang beredar pun hanya memperlihatkan kehadiran Arya Saloka saja.
Dengan kata lain, klaim yang menyebut Arya Saloka dan Amanda Manopo hadir di undangan kampanye Ganjar Pranowo di Solo adalah berita hoaks karena isi video terbukti tidak selaras dengan judul yang tertera.
Baca Juga: Timnas Indonesia Ditolak Gabung EAFF Tapi Vietnam Sudah Dikeluarkan dari AFF, Benarkah?
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].