Pedangdut Inul Daratista dikabarkan megalami kencing darah hingga harus dirawat di ICU. Hal itu membuat Iis Dahlia dan Ruben Onsu histeris.
Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan cek fakta, kabar yang menyebut Inul Daratista alami kencing darah adalah disinformasi atau berita palsu.
Informasi bohong tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Target Artis yang mengunggah video berjudul "ASTAGA !! KONDISI MEMBURUK INUL ALAMI KENCING DARAH HINGGA MASUK ICU, IIS DAHLIA DAN RUBEN HISTERIS".
Pada thumbnail video tampak seseorang sedang terbaring di ranjang rumah sakit dan dilengkapi potret suami Inul Daratista, Adam Suseno dengan Iis Dahlia dan Ruben Onsu.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 500 penayangan. Lantas, bagaimanakah penjelasan klaim di atas?
![Benarkah Inul alami kencing darah dan dilarikan ke ICU. [[YouTube/Target Artis]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/04/1-benarkah-inul-alami-kencing-darah-dan-dilarikan-ke-icu.jpg)
PENJELASAN:
Usai menonton video berdurasi 3 menit 29 detik tersebut, kejadian Inul Daratista mengalami kencing darah terjadi beberapa tahun silam saat ia masih menjadi juri di ajang pencarian bakat D'Academy 2 pada 2015.
Kala itu, Inul Daratista baru terjun di media sosial. Pedangdut tersebut belum terbiasa dengan komentar yang diberikan warganet.
Tak disangka, Inul rupanya sempat stress saat menerima berbagai macam hujatan dari warganet yang membuatnya sampai mengalami kencing darah.
Baca Juga: Imbas Timnas Indonesia U-17 Dikalahkan Korea Selatan, Shin Tae Yong Pecat Bima Sakti, Benarkah?
Namun, tidak dibenarkan jika kondisi ibu satu anak itu sampai pada kondisi kritis hingga harus dirawat di ICU.
Dengan kata lain, klaim tersebut merupakan berita hoaks. Baik judul unggahan, isi video, hingga potret yang digunakan sengaja dibuat dramatis dengan tujuan menggiring opini menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].