Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dikabarkan menyebut tidak membutuhkan suara umat Islam karena yakin partainya menang.
Tetapi setelah ditelusuri, informasi yang menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri berkata demikian tidak benar atau disinformasi.
Kabar hoaks itu sendiri beredar melalui foto yang diunggah oleh akun Bayu Guintu di Facebook dengan judul "PDIP YAKIN MENANG? HINGGA TAK BUTUH SUARA UMAT ISLAM".
Sementara dalam foto tersebut juga tampak Megawati Soekarnoputri tengah rapat dan terdapat spanduk di bagian belakang berbunyi, "Tidak Butuh Suara Umat Islam, Ketum Pdi-p Megawati Soekarno Putri".
Lantas, bagaimana penjelasan klaim tersebut?
![Benarkah Megawati Soekarnoputri sebut PDIP tak butuh suara umat Islam. [[Facebook/Bayu Guintu]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/06/1-benarkah-megawati-sebut-pdip-tak-butuh-suara-umat-islam.jpg)
PENJELASAN:
Setelah ditelusuri menggunaan mesin Yandex, gambar yang digunakan pada foto tersebut berasal dari situs antarafoto.com dengan judul asli "PARIPURNA PERTAMA RAKERNAS II PDI PERJUANGAN" yang diposting pada 21 Juni 2022 silam.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut diambil saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan di Jakarta pada Selasa (21/6/2022).
Oleh karena itu, terbukti bahwa foto tersebut telah diedit oleh orang tak bertanggung jawab yang sengaja menggiring opini menyesatkan.
Baca Juga: Benarkah Amanda Manopo Main Lagi di Ikatan Cinta Season 2 Demi Perankan Kembaran Andin?
Tak hanya itu, narasi tersebut pun merupakan hoaks lama yang beredar kembali. Fakta ini ditemukan berdasarkan artikel pada turnbackhoax.id yang tayang pada Juni 2023.
Dengan kata lain, kabar yang menyebut bahwa Megawati Soekarnoputri mengatakan tak lagi butuh suara umat Islam karena yakin menang adalah palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].