Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dikabarkan mendatangkan Jay Idzes untuk membela Timnas Indonesia. Namun sayangnya, kapten Timnas Indonesia justru mengundurkan diri usai Jay Idzes bergabung.
Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan cek fakta, informasi keluarnya kapten Timnas Indonesia setelah Jay Idzes bergabung merupakan disinformasi atau berita hoaks.
Kabar burung itu dibagikan oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN yang memposting video berjudul "JADI MALAPETAKA!! Gegara Jay Idzes, Kapten Timnas Mengundurkan Diri Dari Squad Garuda, Ini Kronologi" dengan durasi 2 menit 8 detik.
Saat artikel ini ditulis, video itu telah disaksikan sebanyak lebih dari 1.700 penayangan. Lantas, bagaimanakah penjelasan dari klaim di atas?
![Benarkah kapten Timnas mengundurkan diri setelah Jay Idzes bergabung. [[YouTube/LIGANYA DAGELAN]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/08/1-benarkah-kapten-timnas-mengundurkan-diri-setelah-jay-idzes-bergabung.jpg)
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut dan menelusuri situs resmi PSSI, tidak ada pengumuman resmi yang menyebutkan bahwa kapten Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto mengundurkan diri setelah Jay Idzes bergabung.
Selain itu, dipastikan bahwa tidak ada satu pun pemain Timnas Indonesia yang mengundurkan diri karena kedatangan Jay Idzes.
Sebagaimana yang diketahui, Jay Idzes memang memberi sinyal kuat bahwa dirinya bergabung dengan Timnas Indonesia usai bertemu dengan Erick Thohir.
Saat ini, Jay Idzes yang memiliki keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya masih bermain di salah satu klub Serie B Italia, Venezia FC.
Tetapi hingga akhir video, tidak ditemukan bukti yang dapat menunjukkan bahwa kapten Timnas Indonesia keluar setelah kedatangan Jay Idzes.
Dengan kata lain, isi video tersebut berbeda atau tidak sesuai dengan klaim yang tertulis pada judulnya.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].