DJ Verny Hasan meminta melakukan tes DNA ulang pada Denny Sumargo atau Densu untuk membuktikan status anaknya. Keduanya pernah melakukan tes DNA di tahun 2019 dan hasilnya negatif, Densu bukan ayah biologis anak Verny.
Tak percaya dengan hasil tes DNA tersebut, Verny Hasan baru-baru ini menantang Densu untuk melakukan tes DNA kembali. Verny menduga bahwa hasil tes DNA sebelumnya telah direkayasa.
Terkait dengan hasil tes DNA, dokter spesialis forensik dari RSCM, Ade Firmansyah menyebutkan bahwa kemungkinan hasil tes DNA salah masih sangat kecil.
"Harusnya enggak [salah], tidak mungkin ya. Saya sampaikan hasil yang diperiksa oleh lab enggak haya tergantung dari lab saja tapi mulai dari pengambilan, preservasi, terus diperlakukan seperti barang bukti," ujar dokter Ade di podcast dokter Richard Lee.
"Ada prosedurnya, baru kirim ke laboratorium, mereka pun kayak sudah sesuai belum, tersegel, berita acaranya," imbuhnya.
Lebih lanjut dokter Ade juga menjelaskan bahwa laboratorium untuk tes DNA tak bisa dimasuki sembarang orang.
"Enggak semua orang bisa masuk ke lab DNA itu, memang standarnya terpisah dari lab lainnya tidak semua orang bisa keluar masuk dari sana," ujar dokter Ade.
"Kita menjaga kontaminasi dan kebocoran informasi, memang itu standar laoratorium DNA," tandasnya.
Soal ada kemungkinan sogok menyogok di laboratoriu DNA, dokter Ade tak menampik kemungkinan. Namun menurutnya kemungkinan tersebut sangat kecil, pasalnya pegawai laboratorium biasanya tak pernah bertemu langsung dengan klien.
"Kemunkinan disogok, kalau disogok satu orang ya mungkin. harusnya sih kan gini ya pegawai atau laboran yang proses kan tidak punya kesempatan bertemu dengan klien," paparnya.