Pemain Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam mengaku diberi gaji sangat kecil saat awal bermain di liga Korea Selatan. Ia bahkan diperingatkan oleh salah satu staf pelatih Timnas Shin Tae yong soal gaji yang akan diterimanya dari Ansan Greeners, klub di divisi 2 Korsel yang merekrutnya.
Asnawi, dalam tayangan di Podcast Sport77 Official yang disiarkan perdana Kamis malam (14/9/2023), mengatakan sebelum hijrah ke Korsel ia sempat ditelepon asisten pelatih Shin Tae yong di Timnas, Yoo Jae-hoon.
Saat itu Yoo Jae hoon ingin mengonfirmasi informasi bahwa Asnawi Mangkualam, yang kini dipercaya sebagai Kapten Timnas Senior, akan dipinang oleh Ansan Greeners.
"Coach Shin telepon saya lewat asistennya, Papa Yo," cerita Asnawi, menyebut nama panggilan Yoo Jae hoon.
"Asnawi kamu ada tawaran dari liga 2, Ansan Greeners," lanjut Asnawi, mengulang percakapannya dengan Yoo.
Yoo mengatakan bahwa jika Asnawi serius ingin bertualang ke Korsel, pelatih Shin Tae yong akan membantunya. Tetapi Yoo tak lupa memperingatkan pemuda asal Makassar itu soal kecilnya gaji yang ditawarkan.
"Emang mau, gajinya segini," Asnawi mengulang peringatan Yoo.
"Iya enggak apa-apa. Dari pada di sini, liganya enggak ada dan gaji dipotong 75 persen," Asnawi mengingat jawabannya.
Ketika itu, pada awal 2021, Liga 1 memang dihentikan sementara akibat wabah Covid-19. PSM Makassar tempat Asnawi memutuskan untuk memangkas gaji pemain karena liga tidak bergulir.
Baca Juga: Asnawi Blak-blakan Terima Gaji Sangat Kecil di Liga Korea, Sampai Tak Mampu Bayar Cicilan Rumah
Ansan Greeners sendiri mendapatkan jasa Asnawi dari PSM Makassar secara gratis. Klub kebangaan Sulawesi Selatan itu memutuskan untuk melepaskan Asnawi secara cuma-cuma, meski bek kanan Timnas itu masih terikat satu tahun kontrak.
Setelah terbang ke Korsel, Asnawi mengaku sempat berkonsultasi dengan Shin Tae yong soal gaya bermain di liga Korsel. Tetapi sang pelatih Timnas mengatakan, Asnawi hanya perlu bermain apa adanya.
"Dia cuma bilang, 'main seperti kamu saja, enggak usah aneh-aneh. Kamu sudah bisa main di sana.' Dia tahu karakter saya," terang Asnawi.
Setelah dua musim bersama Ansan Greeners, Asnawi pada tahun ini dipinang oleh Jeonnam Dragons FC yang bermain di divisi utama liga sepak bola Korsel.
Sebelumnya Asnawi mengatakan gajinya di Ansan Greeners sangat kecil sampai tak bisa membayar cicilan rumah yang dibelinya di Makassar.
"Kalau di Indonesia 100, di Korea sekitar 30 atau 20," Asnawi mengungkap perbandingan gajinya saat bermain di PSM Makassar dan di Ansan Greeners.