Sosok Veronica Tan sedang menjadi sorotan publik setelah tampak hadir di satu acara yang sama dengan eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Hal ini terjadi ketika Anies hadir di silaturahmi kebangsaan bersama jajaran pengurus Komunitas Masyarakat Indonesia Tionghoa (KOMIT). Dalam kesempatan itu Anies sempat duduk semeja dengan Veronica hingga menyampaikan pidato.
Pidato inilah yang kemudian dipuji oleh mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) tersebut. Seperti dilihat di kanal YouTube KOMPASTV, Veronica rupanya terkesima dengan Anies yang menggambarkan persatuan Indonesia layaknya kolak.
"Mendengarkan (pidato) dari Pak Anies memberikan kebersamaan, kerajutan, bahwa kita ini satu bangsa. Tadi seneng banget bisa denger kolak, maksudnya bener sih. Kolak itu kan sebenernya nggak ada nama apapun di dalam ininya, tetapi itu menjadi sebuah bangsa, jadi artinya kita berbeda-beda tetapi satu," kata Veronica, dikutip pada Sabtu (16/9/2023).
Dalam pertemuan ini, Veronica pun sempat ditanya apakah siap mendukung Anies di Pilpres 2024 atau tidak.
Lantas seperti apa profil lengkap seorang Veronica Tan?
Profil Lengkap Veronica Tan
Veronica Tan, atau yang sebelumnya dikenal juga dengan nama Veronica Lim, adalah seorang aktivis yang lahir di Medan, Sumatera Utara pada 4 Desember 1977.
Selepas menamatkan pendidikan SMA, Veronica pindah ke Jakarta untuk berkuliah di jurusan arsitektur di Universitas Pelita Harapan.
Baca Juga: Tak Merasa Bersalah 'Depak' AHY, Anies Baswedan Puji Cak Imin Juru Selamat Koalisi Perubahan
Kala menempuh pendidikan tinggi itulah Veronica bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di sebuah gereja. Lalu keduanya menikah pada 6 September 1997 ketika Veronica masih berusia 19 tahun.
Dari pernikahan itu Veronica dan Ahok dikaruniai tiga orang anak, yakni Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.
Selama pernikahan itu pula Veronica setia mendampingi Ahok dalam menempuh karier politiknya. Bahkan Veronica rela diboyong ke Belitung Timur ketika Ahok terpilih menjadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010.
Veronica juga mendampingi kala Ahok gagal memenangi Pemilihan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan terus memotivasinya untuk melanjutkan karier politik.
Veronica pun menjadi saksi hidup perjalanan Ahok hingga menjadi Anggota DPR RI pada 2009 dan dilanjutkan dengan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012. Kesibukan Veronica bertambah setelah Ahok menggantikan Joko Widodo menjadi DKI 1.
Ketika Ahok ditahan dalam kasus penistaan agama, Veronica pernah tampil membacakan surat buatan Ahok kepada para pendukungnya. Namun pada tahun 2018 silam, Ahok menggugat cerai Veronica.