Cerita Jokowi Hampir 'Didepak' PDIP dari DKI Gegara Kurang Modal, Prabowo Langsung Turun Gunung

Metro

Rabu, 20 September 2023 | 16:55 WIB
Cerita Jokowi Hampir 'Didepak' PDIP dari DKI Gegara Kurang Modal, Prabowo Langsung Turun Gunung
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

PDI Perjuangan meraih kemenangan besar ketika mengusung Joko Widodo, mulai dari jabatan Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, sampai tentu saja menjadi Presiden periode 2014-2024.

Namun tak disangka, Jokowi pernah hampir dijegal oleh partainya sendiri ketika hendak mencalonkan diri sebagai DKI 1 periode 2012-2017. Sebab kala itu PDIP mempertimbangkan masalah modal pencalonan yang tidak sedikit.

Kisah ini diungkap oleh pengamat politik Hasan Nasbi yang sudah menjadi promotor Jokowi sejak Desember 2011. Kala itu Hasan mengaku tidak sempat bertemu dengan Jokowi yang sedang menjalankan fit and proper test kandidat Bacagub DKI Jakarta di DPP PDIP.

"Malamnya Pak Jokowi cerita bahwa beliau hanya menjalani fit and proper test selama 5 menit saja, tanpa ada pertanyaan macam-macam. Yang ditanyakan cuma satu lah kira-kira, intinya ini Jakarta, Pilkada-nya pasti mahal, Anda punya kemampuan nggak untuk itu?" kata Hasan, dikutip pada Rabu (20/9/2023).

"Pak Jokowi cuma jawab, 'Ya saya mampu'. Tapi kalau ditanya mampunya berapa, Pak Jokowi nggak mau jawab, cuma bilang, 'Ya ada, mampu'. Sementara kandidat yang lain menjalani fit and proper test itu 1 jam lebih," sambungnya.

Karena itulah Jokowi sudah merasa pesimis dengan fit and proper test-nya lantaran tidak sebanding dengan kandidat lain, apalagi karena yang ditanya pertama adalah perihal modal pencalonan.

Hasan tak menampik bahwa PDIP memang meragukan Jokowi dari segi modal, karena itulah berniat untuk mengorbitkannya sebagai Gubernur Jawa Tengah yang ongkos politiknya relatif lebih murah.

"Tapi kan Bapak punya pendukung setia, yang sudah lebih dahulu menyatakan akan mengusung Pak Jokowi di Jakarta. Lalu Pak Jokowi berinisiatif menelepon mereka," terang Hasan.

Lantas siapa saja yang ditelepon olehnya? "Pak Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, Jusuf Kalla, dan Djan Faridz, begitu menurut cerita Pak Jokowi," tutur Hasan.

baca juga

Saat itulah para tokoh yang dihubungi mengaku tetap berkomitmen mendukung Jokowi, bahkan siap merayu PDIP supaya berkenan memberikan tiket kepadanya.

"Orang yang paling ngotot mengusung Pak Jokowi di Jakarta adalah Prabowo Subianto, karena saat itu sangat kagum dengan cara-cara Pak Jokowi mengelola Solo. Makanya Pak Prabowo itu ngotot sekali mengusung Pak Jokowi di Jakarta," ujar Hasan.

Peran penting Prabowo tidak berhenti sampai di sana, sebab purnawirawan TNI itu pula yang menemukan dan mendorong Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok agar dipasangkan dengan Jokowi.

"Kan secara logika waktu itu sangat berisiko, mengusung seorang keturunan Tionghoa menjadi calon Wakil Gubernur Jakarta, tapi Prabowo ngotot," tandas Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Rumor Menteri Tampar Wamen, Relawan Prabowo Bakal Laporkan Alifurrahman, Rudi S Kamri, dan Hasto PDIP

Buntut Rumor Menteri Tampar Wamen, Relawan Prabowo Bakal Laporkan Alifurrahman, Rudi S Kamri, dan Hasto PDIP

News | Rabu, 20 September 2023 | 16:49 WIB

Terbang ke Jateng, Jokowi Bakal Hadiri Apel Akbar Pasukan Muda Muhammadiyah

Terbang ke Jateng, Jokowi Bakal Hadiri Apel Akbar Pasukan Muda Muhammadiyah

News | Rabu, 20 September 2023 | 16:45 WIB

Jokowi Tanpa Ragu Klarifikasi Kabar Prabowo Cekik Wamen, Pengamat: Ada Kedekatan Luar Biasa

Jokowi Tanpa Ragu Klarifikasi Kabar Prabowo Cekik Wamen, Pengamat: Ada Kedekatan Luar Biasa

Metro | Rabu, 20 September 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara

Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:25 WIB

Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG

Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG

Jawa Tengah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:24 WIB

Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto

Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto

Jatim | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:20 WIB

Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!

Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!

Jabar | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:16 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa

Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved

Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:05 WIB

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:03 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Menkeu Purbaya Happy Anggaran MBG Mau Dipangkas: Apalagi Dipotong Lebih Banyak

Menkeu Purbaya Happy Anggaran MBG Mau Dipangkas: Apalagi Dipotong Lebih Banyak

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:00 WIB

×