Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto secara terbuka telah mengklaim bahwa dirinya sudah mencoret dua calon legislatif dari partainya yang merupakan mantan narapidana korupsi.
Hal ini disampaikan oleh Prabowo ketika berada di acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan yang ditayangkan di kanal YouTube Najwa Shihab.
Diketahui sebelumnya bahwa terdapat dua mantan napi korupsi dari Partai Gerindra yaitu Syaifur Rahman Dapil Jawa Timur IV dan Amry Dapil Sulawesi Selatan II.
Syaifur Rahman pernah terjerat kasus penyelewengan dana atas Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) di PT Garam (Persero) pada tahun 2008-2012.
Sementara Amry pernah divonis 1 tahun 3 bulan atas kasus korupsi proyek lapis aspal beton di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bontobahari.
Soal klaim Prabowo yang akan mencoret dua bacaleg mantan napi korupsi, ternyata dua nama diatas masih tertulis di dapil mereka masing-masing. Syaifur Rahman merupakan caleg Gerindra dari Dapil Jawa Timur IV yang berada di nomor urut 4.
Begitu juga dengan Amry yang berada di nomor urut 4 dari Dapil Sulawesi Selatan II.
Menanggapi masih ada dua nama caleg tersebut, pegiat media sosial Denny Siregar ikut menanggapi. Dia menduga jika Prabowo berbohong lagi soal kader partainya tersebut.
"Katanya kemaren udah dicorett... Prabroro boong lagi nehh," tulis Denny Siregar.
Baca Juga: Ketika Ganjar Pranowo Remehkan Pekerjaan MC dan Jurnalis Bukan dari Lulusan Terbaik
Terkait bohong tidaknya pernyataan Prabowo baru akan terbukti jika nama Syaifur dan Amry tidak ada saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan Daftar Caleg Tetap (DCT) pada periode 24 September hingga 3 Oktober 2023 mendatang.