Publik saat ini sedang dihebohkan dengan kasus pembuatan film porno yang dilakukan di studio Kelas Bintang, Jakarta Selatan.
Sejumlah selebriti seperti Virly Virginia, Meli 3GP, Siskaeee, hingga Chaca Novita menjadi pemeran dalam film bokep lokal tersebut.
Tak sedikit warganet yang penasaran dengan bayaran para seleb tersebut. Namun menurut pengakuan Meli 3GP, nominal uang yang diberi untuk gaji sebagai bintang film porno tidak besar seperti yang dikira banyak orang.
Meli 3GP mengungkap bahwa bayaran yang dijanjikan awalnya sebesar Rp 15 hingga 20 juta. Namun, ia mengaku pernah ditawari Rp 1 juta untuk syuting satu film di studio tersebut.
Di sisi lain, hal serupa juga terjadi pada Virly Virginia. Ia mengatakan bahwa bayaran yang diterimanya tidak sepadan dengan apa yang telah ia lakukan.
![Virly Virginia [Instagram @feri_yanto31]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/14/1-virly-virginia.jpg)
Virly mengaku hanya dibayar Rp 1 hingga 2 juta. Tak hanya itu, pembayaran pun sering terlambat.
Baik Meli 3GP maupun Virly Virginia mengatakan sama-sama tidak tahu jika adegan yang mereka lakukan ditujukan untuk kebutuhan film porno. Meli 3GP bahkan mengaku diajak untuk syuting film YouTube, bukan bokep.
Tak hanya pemeran perempuan, Ujang Ronda bahkan hanya mendapat bayaran Rp 500.000 saat bekerja dengan studio Kelas Bintang. Ia menerima tarif itu lantaran harus mencari nafkah.
Saat ditelusuri melalui akun Instagram Kelas Bintang, diketahui bahwa penonton juga dapat menyaksikan para seleb itu "beraksi" dengan membayar biaya langganan.
Biaya langganan yang dipatok pun beragam. Mulai dari Rp 150.000 untuk satu minggu dan Rp 500.000 untuk satu tahun.