Pilpres 2024 baru akan berlangsung dalam beberapa bulan, tetapi mirisnya para pendukung masing-masing bacapres sudah saling menyerang di media sosial.
Bahkan tidak sedikit yang kemudian menguliti kekurangan masing-masing, seperti Ganjar Pranowo dengan blunder pengakuannya suka menonton film porno, Prabowo Subianto yang seorang duda, serta Anies Baswedan dan jejak politik identitasnya.
Hal inilah yang disoroti dengan tajam oleh budayawan Sujiwo Tejo sebagaimana dilihat di kanal YouTube tvOneNews.
Awalnya Sujiwo menyoroti soal sentilan untuk Prabowo seputar keluarga. "Bahwa kemampuan me-manage rumah tangga identik dengan me-manage negara, kenyataannya nggak gitu. Orang yang terlalu mikirin keluarganya nggak becus jadi pejabat publik," terang Sujiwo, dikutip pada Jumat (22/9/2023).
"Ini generasi Z lebih ngerti. Soal bokep (film porno) aku yakin nggak mempan ke generasi Z. Enggak laku gitu-gitu, mau Ganjar suka bokep, kalau aku suka Ganjar aku pilih Ganjar, nggak ada urusan. Mau Anies itu politik identitas, kalau nggak suka Anies serang pakai yang lain, jangan pakai (politik identitas) karena ini menghancurkan bahasa," sambungnya.
Menurutnya istilah politik identitas tidak tepat karena pada dasarnya semua orang menyandang identitas masing-masing, termasuk saat diimplementasikan di bidang politik.
"Kalaupun nyerang Anies, bisa nggak pakai (istilah) politik lain? Aku sih nothing to do lah dengan siapapun jadi presiden, wong aku nyari makan sendiri," jelas Sujiwo.
Sementara terkait cela lain yang kerap diungkit publik, seperti soal pengakuan Ganjar dan film porno juga dinilai tidak tepat oleh Sujiwo.
"Semua orang itu punya aib, cuma ada yang sudah dibuka sama Tuhan atau belum," tutur Sujiwo mengingatkan.
Baca Juga: Kisah Alam Ganjar Rela Tak Ganti Tas dari SD, Padahal Ganjar Pranowo Punya Harta sampai Rp13 M
"Munafik soal bokep itu!" imbuhnya. "Aku milih gubernur, bukan milih kiai. Kecuali kalau aku milih kiai, aku persoalan."