Menparekraf Sandiaga Uno digadang-gadang menjadi salah satu figur yang cocok maju sebagai Bacawapres 2024. Bahkan namanya kerap disandingkan dengan Ganjar Pranowo yang diusung PDI Perjuangan.
Tentu hal ini tidak lepas dari pengalaman politiknya yang sudah cukup matang, seperti terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Anies Baswedan, hingga kemudian mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Namun belum lama ini Sandiaga mengungkap kondisi hubungannya dengan Anies pasca meninggalkan jabatan Wagub DKI Jakarta yang baru diembannya demi mendampingi Prabowo.
Sandiaga tak menepis adanya isu bahwa hubungannya dengan Anies memburuk, apalagi karena setelah itu dirinya bergabung dengan menjadi menteri Presiden Joko Widodo.
Blak-blakan Sandiaga mengaku tak pernah lagi terlihat berdua dengan Anies selepas masuk ke lingkar pemerintah pusat.
"Selama saya jadi menteri belum pernah diundang ke Balai Kota," tutur Sandiaga ketika diminta untuk mengkritik mantan rekan kerjanya tersebut, dikutip dari kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat, Jumat (22/9/2023).
"Itu mungkin salah saya juga, karena Pak Anies sibuk, saya juga ikut sibuk. Akhirnya terlihatnya jauh, seperti musuhan, padahal enggak, kita berteman banget," sambungnya.
Karena itulah, bagi Sandiaga pernyataannya tersebut adalah kritikan untuk mereka berdua lantaran tidak pernah menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi.
"Ini kritik ke masing-masing lah, kita tuh nggak pernah tampil berdua setelah 2020 kita menjadi menteri," tandas Sandiaga.
Baca Juga: Cerita Sandiaga Uno Sempat Mau Jadi Wagub Jokowi di Jakarta: Ketemu Dua Kali
Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga juga diminta untuk mengkritik Prabowo. Sandiaga sendiri terlihat agak ragu sebelum akhirnya mengungkap keresahannya akan hobi memelihara kuda Prabowo.
"Kudanya banyak sekali, saya belum pernah dikirim kuda sama Pak Prabowo. Supaya Pak Prabowo bisa membagi pengalamannya kepada yang lain mengenai kecintaannya terhadap kuda, karena kuda itu identik sama Pak Prabowo," jelas Sandiaga.