Mungkin di masa ini jemawa adalah the new confidence. Seperti ditunjukkan lewat komentar pelatih Negeri Jiran.
Dalam Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, kita mengalami kenaikan ranking, telah tembus 150, yaitu kini di 147. Akan halnya Malaysia sebagai negara tetangga terdekat ditinjau dari sudut geografis, sekarang menempati posisi 134 ranking FIFA.
Negeri Jiran ini tadinya berada di posisi 136, akan tetapi dengan sukses main imbang lawan Suriah dan China pada FIFA Matchday 2023 September posisinya terangkat.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, pelatih Irfan Bakti Abu Salim dari Malaysia menyatakan Timnas Indonesia yang sekarang bukan lagi lawan main Timnas Malaysia.
"Tim Nasional Malaysia tidak dapat lagi melihat ke belakang, kami tidak bisa bermain melawan tim seperti Guam, Maladewa, Bangladesh, dan Bhutan," kata Coach Irfan Bakti Abu Salim sebagaimana dikutip dari Arena Metro.
![Kim Pan-gon saat memberikan suntikan semangat bagi Malaysia U-19 jelang Piala AFF U-19 2022 [(Dok FAM)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/05/1-kim-pan-gon-berikan-suntikan-semangat-untuk-malaysia-u-19-jelang-piala-aff-u-19-2022-dok-fam.jpg)
"Kami harus menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi agar bisa meningkatkan performa tim. Saya rasa pelatih kami telah menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat mempertahankan momentum ini," lanjutnya.
Maksudnya, Timnas Malaysia yang sekarang tidak dapat lagi bermain melawan tim-tim dengan ranking FIFA jauh di bawah mereka. Timnas Malaysia asuhan Kim Pan-gon harus dapat menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi dari Malaysia.
Makna tersiratnya, Timnas Malaysia menganggap Timnas Indonesia sudah bukan lagi lawan yang cocok untuk mereka.
Sehingga bila Timnas Indonesia mengalami peningkatan performa di bawah penanganan Coach Shin Tae-yong yang saat awal bertugas sudah mampu menaikkan peringkat Indonesia dari 171 ke level 150-an, dan kini sudah tembus 150 sampai di angka 147, Malaysia tidak merasa wow.
Pernyataan yang dikeluarkan Irfan Bakti Abu Salim malah makin meremehkan Timnas Indonesia meski peringkat FIFA kita naik.