Sandy Walsh yang mengalami gegar otak ringan menyatakan ia baik-baik saja lewat kemampuan bakal main di dua laga bersama Mechelen.
Kabar membahagiakan untuk Timnas Indonesia yang bakal berlaga lawan Brunei Darussalam diembuskan oleh Sandy Walsh. Bermain pro di bawah bendera Mechelen dalam Liga 1 Belgia, ia mengalami benturan saat laga kontra Leuven sampai mengalami gegar otak ringan.
Berita baiknya, ia bakal turun bersama Mechelen dalam dua laga, yaitu melawan Antwerp dan Anderlecht. Keduanya berada di posisi lebih atas dalam papan klasemen Liga 1 Belgia, di mana Mechelen saat ini berada di posisi ke-10, mengantongi poin 10.
"Ia sudah ikut saat Timnas Indonesia melawan Turkmenistan, nantinya saat melawan Brunei Darussalam diplot untuk main lebih ke dalam karena di posisi bek ada Asnawi Mangkualam," demikian ulas Ronny Pangemanan, komentator senior sepak bola dalam kanal You Tube Bung Ropan.
Menurut Bung Ropan, dengan menunjukkan performa siap main di dua pertandingan bersama Mechelen, Sandy Walsh yang menempati posisi defender atau bek berharap mendapatkan tempat saat Timnas Indonesia bermain.
![Asnawi Mangkualam [(instagram/@asnawi_bhr)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/26/1-asnawi-mangkualam-instagram-at-asnawi-bhr.jpg)
Bisa dipahami mengapa Sandy Walsh perlu mengirimkan sinyal ini kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bahkan para penggemar di Tanah Air serta rekan-rekannya sesama pejuang lapangan hijau. Tidak lain dan tidak bukan adalah peristiwa tabrakan dengan Jon Thorsteinsson, striker Leuven.
Peristiwa ini membuat Sandy Walsh mengalami gegar otak ringan ditarik keluar saat bermain 16 menit kontra Leuven, Sabtu (23/9/2023).
"Setelah bermain lawan dua tim sepak bola di Liga 1 Belgia Sandy Walsh akan terbang ke Jakarta dan ke Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang," tukas Bung Ropan.
Ketersediaan atau siapnya Sandy Walsh untuk turun di dua kejuaraan di Liga 1 Belgia ini menurutnya tidak lain adalah keinginan pemain bernama lengkap Sandy Henny Walsh, kelahiran Brussels Belgia 14 Maret 1995 itu untuk mendapat tempat dalam Timnas Indonesia.
"Ia seakan mengirimkan sinyal kepada Shin Tae-yong untuk dipanggil main saat Timnas Indonesia lawan Brunei Darussalam nanti," pungkas Bung Ropan.