Setiap pemain bola memiliki posisi dan peran sama penting, ini keistimewaan Marc Klok yang digarisbawahi pengamat.
Tanpa membeda-bedakan latar belakang sebagai pemain naturalisasi atau asli produk dalam negeri alias local pride, peran setiap pemain dalam kesebelasan atau tim bola sangat penting. Orang per orang, yang menghasilkan karya kolektif memenangkan pertandingan.
Seperti ujaran Coach Indra Sjafri yang memberikan aplaus meski Timnas Indonesia ditekuk Turkmenistan 0-2 dalam 16 besar sepak bola putra Asian Games 2022 Tiongkok.
Menurutnya, pemain-pemain kita sudah memberikan yang terbaik, habis-habisan dalam bertahan, dan bila terjadi error, maka bisa berakibat bagi seluruh pemain lain dalam tim.
Berbicara soal formasi pemain Timnas Indonesia, pengamat senior sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan dalam kanal YouTube yang diasuhnya, Bung Ropan, mengungkap pentingnya sebaran kekuatan ini.
Para pemain belakang, kini bertahan menempati posisi dan menutup rapat serangan pihak lawan. Akan tetapi di sisi lain, sebuah tim juga perlu daya dobrak dan daya serang untuk menghasilkan serangan berujung poin atau gol.
![Marc Klok (paling kanan), Elkan Baggott, Jordi Amat dan Timnas Indonesia Senior tengah berselebrasi [(pssi.org)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/15/1-jordi-amat-saat-berselebrasi-bersama-para-pemain-timnas-senior-pssiorg.jpg)
Menurutnya, salah satu pemain Timnas Indonesia saat ini yang posisinya tidak tergantikan adalah Marc Klok, pemain Persib, Bandung.
Marc Klok atau lengkapnya Marc Anthony Klok adalah pemain posisi gelandang tengah alias midfielder kelahiran Amsterdam, Belanda, 20 April 1993. Berpostur 177 cm, dan galur keluarga Makassar-Belanda, ia bersumpah setia dalam proses naturalisasi pada November 2020.
Di Tanah Air bergabung dengan PSM Makassar dan Persija Jakarta, per 30 Juni 2021 menandatangani kontrak bersama Persib Bandung.
Ia adalah salah satu pemain senior Timnas Indonesia, yang berlaga di SEA Games 2021 U-23, memenangkan medali perunggu kontra Timnas Malaysia. Prestasinya di kejuaraan ini adalah menjadi penendang terakhir dan penentu kemenangan Timnas Indonesia dalam adu penalti lawan Malaysia dengan skor 4-3.
"Apa lagi bila ada Ryan Flamingo dan Jay Idzes sebagai pemain naturalisasi yang baru kelak. Ditambah Marc Klok, posisi Timnas Indonesia akan kuat," papar Bung Ropan soal pertahanan Timnas Indonesia.
"Cuma bagian depan tumpul, paling bisa mendorong Ramadhan Sananta dan Rafael Struick. Itu sebabnya perlu memasukkan nama pemain depan seperti Stefano Lilipaly (striker), dan Yakob Sayuri (winger)," ulasnya.
Berangkat dari soal ketajaman lini depan itulah, Ronny Pangemanan menambahkan PSSI perlu menambahkan satu lagi pemain depan naturalisasi untuk menajamkan daya serang Timnas Indonesia. Pilihannya bisa Ilias Alhaft, Ragnar Oratmangoen, atau Million Manhoef.