Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja mengunjungi Desa Tanjung Banon yang terletak di bagian selatan Pulau Rempang, Provinsi Kepulauan Riau.
Pada momen itu, Airlangga menyampaikan kepastian terkait pergeseran pembangunan perumahan rakyat. Ia pun turut memberikan jaminan bahwa pemerintah akan memenuhi janji yang telah diberikan kepada masyarakat Rempang.
"Arahan presiden yang pertama tentu untuk kepentingan rakyat dan adil bagi rakyat. Kedua agar masyarakat di sini nanti juga memperoleh sertifikat hak milik, terutama di daerah sini yang saat ini tinggal di sini juga nanti akan diberikan haknya," kata Airlangga dikutip ANTARA -- jaringan Suara.com, melalui keterangan resmi, pada Minggu (1/10/2023).
"Pemerintah akan menjamin apa yang kemarin sudah dijanjikan akan direalisasikan," imbuhnya.
Tindakan yang dilakukan oleh Airlangga ini tentunya menyita perhatian dari sejumlah pihak, termasuk politisi PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean. Melalui unggahan di akun X miliknya, ia menyebut Airlangga sedang mencari perhatian dari publik.
"Curi panggung di akhir drama! Saat Rempang menyala dengan amarah rakyat ke mana Pak Airlangga? Sibuk bobok siang. Setelah reda dan diumumkan pembatalan relokasi, beliau baru turun," tulis Ferdinand.
Unggahan yang ditulis anak buah Megawati Soekarnoputri ini sontak saja menuai beragam komentar dari warganet.
"Baru bangun," komentar warganet.
"Sudah ada tanda-tanda ikut-ikut mempolitisasi Bang. Padahal dalam satu gerbong di pemerintahan. Menandakan Pemilu sudah mulai dekat," timpal warganet lain.
Baca Juga: Maia Estianty Ogah Ngobrol dengan Ahmad Dhani Meski Ketemu Satu Ruangan: Nggak Cocok
"Kemarin-kemarin banyak tuh Bang yang mencalonkan Airlangga supaya jadi bacawapres-nya Pak Ganjar? Kalau saya dari awal tidak. Yang pantas jadi bacawapres-nya itu Pak Mahfud MD," imbuh yang lain.