Simak situasi terkini untuk lokasi preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 vs Brunei Darussalam.
Berdasarkan hasil drawing Asia Football Confederation (AFC) Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Brunei Darussalam dalam babak preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Babak ini akan berlangsung sistem home and away atau menjamu dan bertandang, pada 12 dan 17 Oktober 2023. Indonesia mendapatkan kesempatan menjamu terlebih dahulu, sedianya digelar di Stadion Sriwijaya, Jakabaring, Palembang. Kemudian di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium, Bandar Seri Begawan, untuk bertandang menjumpai Timnas Brunei.
Dikutip dari keterangan Ronny Pangemanan lewat rubrik Bung Ropan yang ditayangkan via kanal YouTube, mungkin saja pemusatan latihan atau TC (Training Centre) Timnas Indonesia belum bisa digelar di Palembang menjelang kita menjamu Timnas Brunei Darussalam, dalam leg pertama, Kamis (12/9/2023).
"Stadion Jakabaring saat ini masih diliputi kabut asap yang tebal. Mungkin saja dipindahkan Ketua Umum PSSI, bisa kembali ke Jawa. Semisal menggunakan Gelora Bung Karno (GBK), atau Jakarta International Stadium (JIS), belum diketahui. Kalau di luar Jawa bisa menggunakan stadion di Bali, atau Batakan di Balikpapan, Kalimantan, bahkan di Papua, Stadion Lukas Enembe," lanjut Ronny Pangemanan.
![Kabut asap di Jembatan Ampera Palembang Sumsel [[dok Mata Kamera Mushaful Imam]]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/03/1-kabut-asap-di-jembatan-ampera-palembang-sumsel-dok-mata-kamera-mushaful-imam.jpg)
Menurutnya, Indonesia memiliki begitu banyak stadion yang bisa dipergunakan menjamu Timnas Brunei.
"Dan banyak warga Indonesia yang ingin menyaksikan Timnas Indonesia di bawah komando Shin Tae-yong dalam leg pertama Piala Dunia," imbuhnya.
Sehingga, kedatangan Coach Shin yang saat ini tengah berlibur bersama keluarganya di Korea Selatan tentu sudah dinanti-nanti kedatangannya.
Menurut pengamat senior sepak bola Tanah Air ini, Shin Tae-yong sebelumnya fokus dengan jadwal ketat, menangani Timnas Indonesia U-23 serta Timnas Indonesia Senior.
Keduanya menunjukkan kinerja maksimal, dengan keberhasilan masuk babak kelanjutan dari Piala Asia, serta Piala Dunia 2026.
"Pada 7 Oktober, STY harus kembali ke Indonesia, dan 9 Oktober menyiapkan TC. Kalau tidak Palembang, Pulau Jawa atau luar Jawa," tandas Bung Ropan alias Ronny Pangemanan.
"Ia harus konsentrasi, dan ini tanggungjawabnya agar Timnas Indonesia bisa berbicara di Piala Dunia. STY telah meloloskan tiga Timnas Indonesia, dan ini baru pertama di eranya. Yaitu saat melawan Uzbekistan U-20, Timnas Indonesia U-23 di Solo, dan Timnas Senior lebih dulu lolos," pungkasnya.