Namanya ikut diperbincangkan dalam pencarian nama pemain naturalisasi, namun belum masuk radar PSSI.
Beberapa saat lalu, salah satu pengamat senior sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan menyatakan tentang "Operasi Sunyi Senyap" yang tengah dilancarkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PPSI). Yaitu memilih calon pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 sampai U-24 yang bakal berlaga di beberapa nomor penting mulai pengujung tahun ini.
Sebagian besar warganet, sampai pemerhati dan pengamat sepak bola menyatakan bahwa Timnas Indonesia lini belakang sudah penuh dengan para pemain keren, termasuk sosok-sosok naturalisasi.
Berbeda dengan lini tengah dan lini serang, yang dipandang masih minim pemain mumpuni atau masih kosong. Timnas Indonesia membutuhkan beberapa sosok di sektor ini.
Meski Bung Ropan atau Ronny Pangemanan menyatakan cukup satu pemain depan dan lainnya bisa ditarik dari gelandang tengah.
![Pemain Chelsea, Ian Maatsen [[Istagram].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/03/1-pemain-chelsea-ian-maatsen.jpg)
Dikutip dari Denpasar Suara.com, Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah merilis pernyataan bahwa pemain Venezia FC, Jay Idzes siap diproses naturalisasi.
"Selamat datang di Indonesia, Jay Idzes! Saat ini Jay bermain di Liga Italia, Venezia. Jay punya komitmen yang sama untuk membangun Timnas menjadi lebih baik. Bersama-sama kita ingin membawa Garuda Mendunia!" demikian sambut Erick Thohir, pada Kamis (6/9/2023).
Nah, setelah Jay Idzes bakal masuk program naturalisasi tentunya akan ada nama lain menyusul. Akan tetapi seperti dikatakan Bung Ropan atau Ronny Pangemanan, ada Operasi Sunyi Senyap sehingga nama, satu atau lebih pemain calon naturalisasi belum mengemuka.
Dari kabar seputar para penggemar sepak bola dalam wadah komentar di medi sosial, nama yang dielu-elukan adalah Ian Maatsen. Ia adalah pemain di bawah bendera klub Chelsea FC, salah satu klub papan atas Liga Inggris.
Simak salah satu prestasinya bersama Chelsea, saat mengandaskan Wrexham AFC pada Kamis (20/9/2023). Dari lima gol yang dibuat timnya, Ian Maatsen menyarangkan dua di antaranya.
Sedangkan menurut Transfermarkt, banderol atau harga pasarnya mencapai Rp 208,58 miliar.
Prestasi Ian Maatsen ini sontak membuat penyuka sepak bola Tanah Air menggantungkan harapan. Apalagi galur keturunannya adalah Belanda dan Suriname.
Namun sebelum keburu happy-happy atas pencapaian ditemukannya pemain bola andal dengan galur keturunan Indonesia, Ian Maatsen memegang kewarganegaraan Belanda. Juga sudah pernah masuk daftar Timnas Belanda U-21. Sehingga membuatnya tidak bisa masuk dalam radar naturalisasi PSSI.