Nama-nama yang mengisi daftar pemain Timnas Indonesia Senior untuk laga kontra Brunei Darussalam memuat pemain bek satu ini.
Pelatih Kepala Shin Tae-yong lewat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengumumkan 25 nama pemain Timnas Indonesia yang bakal berlaga di preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meliputi mereka yang berkarya dalam negeri serta abroad.
Nama Ivar Jenner tidak disertakan karena kondisi kesehatan. Kemudian menyusul cedera bahu yang dialami Jordi Amat dalam laga klub Johor Darul Ta'zim (JDT) Malaysia melawan BG Pathum United FC Thailand dalam Liga Champions Asia. Setelah menyimak kondisinya, namanya diganti pemain lain.
"Sebelum Jordi Amat ketahuan cedera, daftar 25 nama itu bagus. Bahkan cukup 23 saja, 11 di lapangan dan tujuh cadangan," analisa Ronny Pangemanan atau Bung Ropan dalam kanal YouTube sebagaimana dikutip Metro Suara.com.
"Akan tetapi dengan kondisi terbaru cederanya Jordi Amat, Shin Tae-yong melengkapi tiga nama lagi. Ia harus menambal, mengisi lagi," lanjutnya.
Salah satu nama yang masuk adalah Dzaky Asraf, atau lengkapnya Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi Syam. Pemain bek asal PSM Makassar, yang lahir di Polewali Mamasa, Sulawesi Selatan, 6 Februari 2003.
Menurut Bung Ropan, pemain belakang Timnas Indonesia Senior yang akan main kontra Brunei Darussalam dalam laga kandang dan tandang dengan Brunei Darussalam (12 dan 17 Oktober 2023) ini sudah menumpuk.
Simak saja, posisi bek tengah ada Rizky Ridho, Elkan Baggott, Fachruddin Aryanto, Wahyu Prasetyo, ditambah Dzaky Asraf.
![Timnas Indonesia saat bertarung lawan Turkmenistan di FIFA Matchday [(PSSI)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/09/12/2-timnas-indonesia-u-23-saat-melawan-china-taipei-di-kualifikasi-piala-asia-u-23-2024-pssi.jpg)
"Sehingga ada lima di tengah, bagi Dzaky sulit mendapatkan tempat, kecuali STY ingin memberikan jam terbang untuknya," ujar Ronny Pangemanan.
Itu pun strategi dan formasinya Dzaky Asraf yang memiliki banderol Rp 2,48 miliar tidak main sejak awal atau masuk starting eleven.
"Ia bisa melakoni debut di Timnas Indonesia, dengan catatan saat bermain Timnas kita sudah unggul banyak. Sehingga Dzaky diturunkan di babak kedua. Bisa antara 15 atau 10 menit terakhir dan bila masih masuk kuota pergantian pemain," lanjutnya.
"Akan tetapi bila main sejak starting eleven, berat," tandas Bung Ropan.
Sehingga untuk memainkan Dzaky Asraf mesti menunggu saat yang tepat. Coach Shin Tae-yong sebagai arsitek tim sendiri selalu sulit ditebak, kapan melepas pemain starting eleven sampai babak kedua. Namun semuanya akan menjadi pengalaman berharga untuk membela nama bangsa.
Sebagai catatan, Dzaky Asraf menjadi pemain termuda Timnas Indonesia U-23 saat berlaga dalam FIFA Matchday 2023 September melawan Timnas Turkmenistan.