Kekinian berkas pewarganegaraan Jay Idzes tengah dikebut dan telah sampai Kemenhukam.
Kabar seru ini disampaikan Ronny Pangemanan, analis senior sepak bola via podcast Bung Ropan asuhannya, di kanal YouTube. Disebutkannya kabar bergulir lewat salah satu Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Prosesnya bertahap dari Menpora ke Kemenhukam. Kemudian akan ditinjau di Sekretariat Negara, menuju DPR Komisi III dan Komisi X sebelum sidang paripurna, dan diwujudkan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres), pengambilan sumpah, lantas perpindahan organisasi dari KNVB ke PSSI.
Menurutnya, bila telah sampai proses perpindahan organisasi persepakbolaan masing-masing negara, diperlukan sekira satu minggu. Dan pemberkasan ini terus dikebut mengingat Piala Asia 2024 di Qatar telah menunggu.
![Marc Klok (paling kiri), Jordi Amat (tengah), Elkan Baggott (kiri), serta para pemain Timnas Senior [(pssi.org)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/06/1-jordi-amat-saat-berselebrasi-bersama-para-pemain-timnas-senior-pssiorg.jpg)
Beberapa benefit bisa diraih Timnas Indonesia dengan kedatangan Jay Idzes, pemain serie B dari klub Venezia FC. Seperti disebutkan Bung Ropan, sapaan Ronny Pangemanan, yaitu:
* Menjadi pelapis yang bagus untuk Jordi Amat.
"Dengan adanya Jay kita tidak perlu takut bila Jordi Amat tidak hadir, contohnya seperti saat ini, di mana ia mengalami cedera saat membela tim pro Johor Darul Ta'zim (JDT) bertanding lawan BG Pathum United FC dalam Liga Champions Asia," papar Bung Ropan.
* Jay Idzes melengkapi lini bek bersama Elkan Baggott serta Jordi Amat.
"Masih pula ada Rizky Ridho, sehingga lini ini semakin bagus," lanjutnya.
* Bila Coach Shin Tae-yong butuh gelandang bertahan, Jay Idzes bisa didorong mendampingi Marc Klok.
"Jay bisa bermain dengan Marc sebagai double pivot. Ini akan bagus, mereka berdiri di depan Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Elkan Baggott. Bakal menjadi kekuatan tersendiri di Piala Asia," tutup Ronny Pangemanan.