Amanda Manopo kini dikenal secara luas sebagai pemain sinetron dan film. Dengan jadwal yang padat, Amanda Manopo rupanya mengidap penyakit epilepsi yang membuatnya tak boleh terlalu lelah.
Epilepsi sendiri terjadi karena adanya gangguan sistem saraf pusat yang menyebabkan kejang atau terkadang kehilangan kesadaran.
Hal ini diungkap oleh Amanda Manopo saat diundang ke podcast Kemal Palevi. Selama menjadi artis sinetron maupun FTV, Amanda Manopo berusaha untuk menerapkan jam syuting yang sehat.
"Jam syutingnya harus sehat. Karena kalau diforsir, nanti takutnya sakit. Nanti kalau sakit, nggak bisa syuting," ucap Amanda Manopo.
Lama berkecimpung di dunia hiburan, Kemal Palevi kemudian membandingkan jam kerja saat syuting film di masa dulu dan sekarang. Ia menyinggung tentang permintaan artis untuk datang ke lokasi syuting secara mendadak.
Menurut Amanda Manopo, hal itu tidak baik untuk kesehatan tubuh, khususnya otak.
"Itu nggak sehat untuk bagian otak, apalagi gue juga ada bermasalah kan di bagian otak juga. Jadi gue nggak mau forsir," tutur Amanda Manopo.
Saat ditanya lebih lanjut terkait masalah otak yang dimilikinya, Amanda Manopo mengaku bahwa ia memiliki epilepsi.
"Gue ada epilepsi. Jadi kalau gue udah capek, capek banget, diforsir, itu gue tumbang," ungkap Amanda Manopo.
Lebih lanjut, Amanda Manopo menjelaskan bahwa epilepsi yang dideritanya dapat kambuh jika ada sesuatu yang memicunya.
"(Kambuhnya) kepada sesuatu yang ketrigger aja sih. Biasanya kan capek, otak kalau terlalu mikir atau nggak tidurnya nggak nyaman. Kalau aku lebih berasa tidur, jadi tidurnya tuh kejang," beber Amanda Manopo.
Bahkan saat berada di lokasi syuting dan terlalu lelah, Amanda Manopo membagikan pengalamannya bahwa ia pernah pingsan.
"Kalau di lokasi sempet kayak lagi dialog, tiba-tiba lewat aja," imbuhnya.
Meski begitu, saat ini Amanda Manopo sudah bisa mengontrol pikirannya sehingga meminimalisir kejadian yang tak diinginkan.
"Tapi mungkin karena aku udah dewasa, aku juga udah coba buat kontrol, dan akhirnya yaudah biasa aja," pungkasnya.