Pemain Timnas Indonesia ini menciptakan suasana blending tidak hanya dalam lapangan, namun di kehidupan keseharian.
Bagaimana rasanya menjadi seseorang dengan galur keturunan Indonesia dan hidup jauh di luar sana, yang baru saja mencicipi kehidupan keseharian di Tanah Air, termasuk pengalaman bersekolah di sini?
Tanyakan kepada Sandy Walsh, pemain Timnas Indonesia yang dalam dunia bola pro bergabung dengan KV Mechelen, Belgia serta mengantongi banderol Rp 34,76 miliar.
Ia baru saja mengunggah aktivitasnya selama di Indonesia, dalam kapasitas bukan di lapangan hijau alias tidak sedang sepak bola.
"Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, selagi berada di Indonesia, selain main bola ingin menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak. Utamanya melihat dari dekat bagaimana mereka bersekolah, dan mendapatkan pendidikan," paparnya dalam unggahan duet Sandy Walsh dan ranksports.id.
Lelaki kelahiran Bruxelles, Belgia, 14 Maret 1995 ini mengadakan school visit ke Sekolah Cikal di kawasan Jakarta Selatan dan menjadi motivator buat murid-murid di lembaga pendidikan itu.
![Sandy Walsh di ajang Piala Dunia 2026 kontra Brunei Darussalam [(instagram.com/sandywalsh)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/17/1-sandy-walsh-seusai-membela-timnas-indonesia-di-ajang-kualifikasi-piala-dunia-2026-kontra-brunei-darussalam-instagramcomsandywalsh.jpg)
Selain menjadi pembicara, Sandy juga membubuhkan tanda tangan sebagai memorabilia murid, antara lain di sepatu dan buku, lantas potret bersama.
Dan tak ketinggalan, ia juga mengikuti kegiatan belajar alias sekolah di sana.
"Saya sudah ikut sekolah sehari di sini, jadi sudah dapat ijazah juga," ungkapnya sembari tersenyum bahagia, memamerkan sertifikat kelulusan murid.
Latar belakang gambarnya memegang ijazah tidak kalah seru, karena berupa peta Indonesia. Jadi mengingatkan pada momen Sandy Walsh bersama Timnas Indonesia dan penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta menyanyi bersama,
Yaitu saat laga leg pertama lawan Timnas Brunei dalam preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia (12/10/2023).
Bila di awal laga seluruh pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dalam penutup mereka menyanyikan salah satu lagu Nasional, dengan lirik lagu yang berbunyi, "Tanah Airku tidak kulupakan, 'kan terkenang, selama hidupku. Biar pun saya pergi jauh, tidak 'kan hilang dari kalbu. Tanahku yang kucintai, engkau kuhargai."
Kini Sandy Walsh pun memiliki pengalaman, bagaimana rasanya bersekolah di Indonesia. Meski hanya sehari, rasanya mampu membuatnya semakin kenal negeri kita bersama.