Saat liburan di Eropa bersama rombongan dari Bening's Clinic, Fuji sempat tampil berbeda daripada biasanya. Ia yang biasanya tampil dengan poni, kini terlihat mengikat rambutnya menjadi gaya ekor kuda dan menyisir ke belakang semua poni yang biasa menutupi dahinya.
Gaya rambut yang mengekspos bagian dahi ini pun langsung menjadi sorotan. Tak sedikit yang menyindir lantaran Fuji ternyata memiliki jidat jenong alias dahi lebar.
"Jenong ternyata. Bisa ga ya operasi jenong," sindir salah satu warganet di TikTok, mengutip dari akun @queen.april.0812.
Ya, rupanya, bukan tanpa alasan mengapa selama ini Fuji konsiten dengan gaya rambut berponi. Ia ternyata punya maksud untuk menutupi dahinya yang lebar.
Bagi beberapa perempuan, memiliki dahi lebar memang bisa menurunkan kepercayaan diri. Padahal, bentuk dahi lebar alias jenong merupakan salah satu bentuk wajah yang dipercaya bisa membawa keberuntungan, lho.
Ahli fengshui percaya bahwa bentuk dahi yang lebar serta mulus merupakan simbol keberuntungan. Selain itu, dahi lebar juga menunjukkan bahwa orang tersebut pandai dan baik.
Kalau dilihat dari perjalanan Fuji hingga menjadi selebgram terkenal dalam waktu kurang dari dua tahun, setuju, sih, kalau dibilang jidat jenong adalah pembawa rezeki.
Warganet pun tak sedikit yang mengamini. Dalam kolom komentar, banyak pula yang memuji Fuji tetap cantik meskipun memiliki jidat jenong.
"Fuji cantik, mau ada poni atau nggak tetap cantik," komentar salah satu warganet.
Baca Juga: Pakai Baju Couple, Thariq Halilintar Nonton Konser Coldplay dengan Aaliyah Massaid
"Jenong pembawa rezeki," balas warganet yang lain.
"Jidatnya kaya Uti biasanya orangnya pintar, lho," timpal warganet lainnya.