"Apa jawaban dia," tanya jaksa.
"Jujur, tidak memergoki," jelas Aji.
"Indikasi kedua apa pertanyaannya," ujar jaksa.
"Untuk indikasi kedua untuk saudara Kuat yang dilakukan pemeriksaan pada tanggal 9 September adalah apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua," ucap Aji.
"Apa jawabannya," cecar jaksa.
"Jawabannya saudara Kuat, tidak. Indikasinya bohong," ungkap Aji.
Sementara itu, terkait terdakwa Ricky Rizal, Aji menjelaskan pertanyaannya ada yang sama dengan Kuat Maruf. Dan hasilnya jujur.
"Apa pertanyaannya yang pertama dia jujur itu," tanya jaksa.
"Yang pertama adalah apakah seseorang menyuruhmu mengambil senjata api Yosua. Kemudian untuk pemeriksaan yang kedua apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua," papar Aji.
"Nah yang menyuruh mengambil senjata itu indikasinya apa?" kata jaksa.
"Jujur," jawab Aji.
"Berarti ada yang menyuruh dia," cecar jaksa.
"Jawaban (dia) tidak (ada yang menyuruhnya mengambil senjata Yosua), ini jawaban jujur," tegas Aji.
"Kalau (pertanyaan) yang kedua," ucap jaksa.
"Jujur, berarti Ricky tidak melihat Pak Sambo menembak," jawab Aji.