Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga saat ini belum memberikan jawaban pasti ketika ditanya soal statusnya di Partai Golkar. Di tengah belum adanya kejelasan status itu, Ridwan Kamil kini dikabarkan juga tengah dibidik oleh Partai Amanat Nasional.
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto mengatakan, pihaknya juga menginginkan Ridwan Kamil untuk berlabuh ke PAN.
"Kita juga mau narik RK (Ridwan Kamil)," tegas Yandri sesuasi acara HKSN Kementerian Sosial, Klungkung, Bali pada Selasa (20/12/22).
Sebelumnya diberitakan, Ridwan Kamil telah bergabung dengan organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957. Hingga momen bergabungnya Ridwan Kamil ke Golkar tinggal menunggu waktu saja.
Tapi Yandri justru puny pandangan lain. Dia mengaku, isu berlabuhnya Ridwan Kamil justru santer diberitakan ke PAN, bukan ke Golkar.
"Setahu saya RK masuk PAN. Setahu saya. Isunya gitu. Artinya masih isu juga kan di Golkar," tegasnya.
"Masih isu kan. Ya sudah, tunggu saja kepastiannya nanti," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, wacana Ridwan Kamil resmi menjadi kader Partai Golkar tinggal menunggu waktu.
"Kami masih tunggu, sudah masuk Kosgoro, tinggal masuk Golkar," kata Airlangga saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Baca Juga: Kamboja Fokus Godok Aspek Ini Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
Airlangga menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu deklarasi resmi mantan Wali Kota Bandung tersebut sebagai kader Golkar maupun posisinya pada Pemilu 2024.
"Kita tunggu saja. Potensinya ada," kata dia.
Wacana Kang Emil menjadi kader Partai Golkar makin menguat setelah kehadirannya pada HUT Partai Golkar akhir Oktober lalu.
Kang Emil menjadi salah satu tokoh yang namanya kerap muncul pada jajaran atas hasil survei Capres 2024. Hingga saat ini, Kang Emil belum memilih kedaraan partai politik menuju Pemilu 2024.
Saat dikonfirmasi mengenai kehadirannya dalam HUT Golkar, Kang Emil mengakui Golkar menjadi salah satu partai yang dia pertimbangkan untuk menjadi kendaraan politiknya.
"Saya sedang menimang-nimang untuk bergabung partai, mudah-mudahan pada tahun ini, salah satu pertimbangan pastinya ke Golkar," kata Emil pada tanggal 21 Oktober 2022.