Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Banten, Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Suara Moots | Suara.com

Senin, 26 Desember 2022 | 13:57 WIB
Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Banten, Tinggi Gelombang Capai 6 Meter
Ilustrasi Gelombang Tinggi di perairan selatan Banten [Pixabay]

Menjalang tahun baru 2023, masyarakat pesisir Banten diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan Banten. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahkan mengimbau masyarakat pesisir mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga enam meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim pada BMKG, Eko Prasetyo dikutip dari Antara, Senin (26/12/2022).

Prakiraan gelombang tinggi mencapai 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai-Lampung, perairan Enggano-barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan.

Selanjutnya Samudra Hindia Selatan Banten, perairan selatan Jawa Tengah-P. Sumbawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah-NTB.

Eko mengungkapkan, potensi gelombang tinggi mungkin terjadi di sejumlah wilayah perairan pada hari ini hingga esok (26-27/12/2022). Kata Eko, pemicu gelombang tinggi tersebut yakni pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat-Utara dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot.

Sementara wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makassar bagian selatan dan Laut Flores.

Karena kondisi tersebut, di sejumlah wilayah berpotensi terjadi peluang peningkatan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh-Kepulauan Nias, perairan selatan Banten-Jawa Barat.

Termasuk Samudra Hindia Selatan Jawa Barat, perairan selatan Kepulauan Anambas, perairan timur Kepulauan Bintan-Kepulauan Lingga, Laut Natuna, perairan utara P. Bangka-Belitung, Selat Karimata, Laut Jawa bagian barat, perairan utara Jawa Tengah-Jawa Timur.

Hal serupa juga berpotensi terjadi di perairan selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian tengah dan utara, Selat Sumba, perairan P. Sawu-Rote, Laut Sawu, perairan selatan Flores, Laut Sulawesi bagian barat, perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku bagian utara, perairan selatan P. Buru-Seram, perairan Kepulauan Kai, perairan Kepulauan Sermata-Kep. Tanimbar, perairan utara Papua Barat-Papua, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Papua.

Sedangkan gelombang tinggi berkisar 2,5-4 meter juga berpeluang terjadi di perairan utara Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Natuna, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Sabalana-Kepulauan Selayar, perairan selatan Baubau-Kepulauan Wakatobi, Laut Flores, Laut Banda, perairan Kepulauan Talaud, perairan utara Halmahera, dan Laut Halmahera.

"Sedangkan untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4-6 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara," paparnya.

Lebih lanjut, Eko mengimbau sektor pelayaran memerhatikan risiko keselamatan perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

Selain itu, kapal feri (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter), Kapal Ukuran Besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter). (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh! Akibat Gelombang Tinggi, 305 Wisatawan Tertahan di Karimunjawa

Duh! Akibat Gelombang Tinggi, 305 Wisatawan Tertahan di Karimunjawa

Jawa Tengah | Minggu, 25 Desember 2022 | 17:36 WIB

Detik-detik Penyelamatan Suami-Istri yang Mobilnya Tercebur ke Laut di Pelabuhan Merak

Detik-detik Penyelamatan Suami-Istri yang Mobilnya Tercebur ke Laut di Pelabuhan Merak

| Sabtu, 24 Desember 2022 | 09:38 WIB

Puncak Arus Natal dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Merak Diprediksi Hari Ini, Pemudik Diminta Perhatikan Hal Ini!

Puncak Arus Natal dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Merak Diprediksi Hari Ini, Pemudik Diminta Perhatikan Hal Ini!

| Jum'at, 23 Desember 2022 | 09:25 WIB

BREAKING NEWS! Pelabuhan Merak Dihantam Cuaca Ekstrem, Bongkar Muat Kapal Sempat Terkendala

BREAKING NEWS! Pelabuhan Merak Dihantam Cuaca Ekstrem, Bongkar Muat Kapal Sempat Terkendala

| Kamis, 22 Desember 2022 | 20:59 WIB

Bongkar Muat di Pelabuhan Merak Disetop Berjam-jam, BPTD: Tinggi Gelombang 2,2 Meter, Kecepatan Angin 32 Knot

Bongkar Muat di Pelabuhan Merak Disetop Berjam-jam, BPTD: Tinggi Gelombang 2,2 Meter, Kecepatan Angin 32 Knot

| Kamis, 22 Desember 2022 | 22:34 WIB

Penghujung Tahun 2022 Rawan Cuaca Ekstrem, Presiden Jokowi Minta para Menteri Lakukan Ini

Penghujung Tahun 2022 Rawan Cuaca Ekstrem, Presiden Jokowi Minta para Menteri Lakukan Ini

| Selasa, 06 Desember 2022 | 16:24 WIB

Terkini

Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran

Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 10:00 WIB

Aturan Baru Masuk SMA di Lampung: Kini Tak Bisa Lagi Cuma Modal Dekat Rumah

Aturan Baru Masuk SMA di Lampung: Kini Tak Bisa Lagi Cuma Modal Dekat Rumah

Lampung | Selasa, 14 April 2026 | 09:59 WIB

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Lonjakan Harga Pangan Nasional, Cabai Naik hingga 18 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:57 WIB

I.O.I Umumkan Nama Fan Club Resmi Jelang Comeback Anniversary

I.O.I Umumkan Nama Fan Club Resmi Jelang Comeback Anniversary

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 09:57 WIB

Ditahan, KPK Sebut Ajudan Abdul Wahid Jadi Pengumpul Dana dari Kepala UPT

Ditahan, KPK Sebut Ajudan Abdul Wahid Jadi Pengumpul Dana dari Kepala UPT

Riau | Selasa, 14 April 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?

Malaysia Mulai Krisis BBM Juni 2026, Bagaimana dengan Indonesia?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:52 WIB

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Mata Uang Negara Lain Menguat, Rupiah Amblas ke Rp17.124 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:50 WIB

Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate

Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 09:48 WIB

Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci

Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci

Jatim | Selasa, 14 April 2026 | 09:47 WIB