Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB
IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya dan terpaksa parkir di zona merah pada penutupan pekan ini dengan investor asing telah kabur Rp53 triliun dari pasar saham sepanjang tahun ini. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • IHSG sepekan melemah 0,56% ke level 6.127,381 akibat tekanan jual.
  • Volume transaksi harian BEI anjlok tajam hingga 15,60% pekan ini.
  • Investor asing kabur massal, catat net sell Rp53,97 triliun selama 2026.

Suara.com - Pasar modal Indonesia kembali diselimuti awan mendung setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya dan terpaksa parkir di zona merah pada penutupan pekan ini dengan investor asing telah kabur Rp53 triliun dari pasar saham sepanjang tahun ini.

Sentimen negatif kian kental terasa seiring aksi obral besar-besaran yang dilakukan oleh investor asing, memicu kekhawatiran akan stabilitas pasar ke depan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilihat Sabtu (30/5/2026) indeks tercatat merosot 0,56% dalam sepekan, ambruk ke level 6.127,381 dari posisi pekan lalu di 6.162,045.

Penurunan indeks ini juga dibarengi dengan merosotnya minat transaksi di bursa. Rata-rata frekuensi transaksi harian anjlok signifikan sebesar 10,87% menjadi 2,11 juta kali transaksi, dari yang sebelumnya mampu mencapai 2,37 juta kali.

Lebih parah lagi, rata-rata volume transaksi harian juga mencatat kontraksi tajam sebesar 15,60%, menyusut menjadi 30,95 miliar lembar saham dari 36,67 miliar lembar pada pekan lalu.

Kondisi ini dipertegas oleh runtuhnya kepercayaan investor asing terhadap pasar domestik. Pada perdagangan hari terakhir saja, asing membukukan nilai jual bersih (net sell) yang fantastis mencapai Rp8,519 triliun.

Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, dana asing yang keluar dari BEI telah menembus angka yang mengkhawatirkan, yaitu sebesar Rp53,971 triliun.

Meski rata-rata nilai transaksi harian melonjak 30,37% menjadi Rp28,38 triliun dan kapitalisasi pasar naik tipis 0,88% ke Rp10.729 triliun, para analis menilai lonjakan nilai ini lebih mencerminkan tingginya tekanan jual dan kepanikan pasar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:50 WIB

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:11 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Cenderung Menguat Pagi Ini, Saham Prajogo Pangestu Melesat

IHSG Bergerak Dua Arah Cenderung Menguat Pagi Ini, Saham Prajogo Pangestu Melesat

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

×