Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan gabung ke Partai Politik (Parpol) bulan ini (Desember). Namun, hingga menuju penghujung bulan, mantan Wali Kota Bandung ini belum juga menentukan sikap.
Bahkan, soal kabar Ridwan Kamil gabung Parpol itu, ayah dari Almarhum Eril ini meminta jangan banyak bertanya soal politik.
Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil usai meninjau pembangunan Masjid Al Jabbar, Kota Bandung.
"Jangan banyak tanya, pasti dikabari," cetus RK, kepada wartawan belum lama ini.
Dugaan sementara, Ridwan Kamil saat ini sedang bimbang untuk memilih Parpol antara Golkar dan PAN.
Pasalnya, kemungkinan besar RK akan bergabung dua partai besar tersebut. Apalagi, ia saat ini sudah bergabung menjadi keluarga Golkar yakni di organisasi sayap (Kosgoro).
Sedangkan, Ridwan Kamil juga terlihat sangat dekat dan mempunyai kedekatan khusus dengan ketum PAN dan juga Wali Kota Bogor Bima Arya, yang merupakan ketua DPP PAN tersebut.
Sebelumnya, Ketua DPP PAN Bima Arya buka suara soal keputusan yang akan diambil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang akan bergabung partai politik (Parpol) bulan ini (Desember).
Sebelumnya, ketika ditanya Ridwan Kamil gabung Parpol bulan ini, ia mengatakan untuk menanyakan langsung kepada Bima Arya.
Wali Kota Bogor ini menjelaskan, bahwa dirinya akan mendukung Kang Emil jika bergabung dengan Parpol.
Sebab kata Bima Arya, Ridwan Kamil saat ini memiliki nilai yang cukup bagus di masyarakat Jawa Barat.
"Kami mendukung langkah Kang Emil, Insya Allah akan memberikan kemaslahatan," katanya kepada wartawan, Jumat (9/11/2022).
Soal isu Ridwan Kamil gabung PAN, ia akan menyerahkan keputusan hak politik tersebut kepada ayah dari almarhum Eril itu.
"Kami serahkan ke Kang Emil untuk memilih Parpol dimana dia berlabu. Saya melihat, potensi Kang Emil ini sangat besar untuk bangsa," jelasnya.
Menanggapi soal tanya ke Bima Arya soal gabung parpol apa, ia menganggap celotehan RK itu hanya sebatas guyonan saja.