Healing Paling Ajib, Bukit Pangalengan Bandung Berikan Sensasi Rebahan di Awan

Suara Moots

Minggu, 08 Januari 2023 | 16:06 WIB
Healing Paling Ajib, Bukit Pangalengan Bandung Berikan Sensasi Rebahan di Awan
Rebahan di awan. (Antara)

Harga tiket yang dikenakan untuk wisatawan itu sebesar Rp35 ribu untuk orang dewasa dan Rp25 ribu untuk anak-anak. Harga itu berlaku, baik di hari biasa atau akhir pekan. Harga tiket akan naik apabila menginjak waktu-waktu libur, seperti di Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, harga tiket naik menjadi Rp40 ribu untuk dewasa dan Rp35 ribu untuk anak-anak.

Kalau wahana lainnya tidak termasuk dengan tiket masuk. Jadi ketiak di dalam lokasi berbayar kembali, variatif dari Rp10 ribu sampai Rp175 ribu.

Jumlah wisatawan pada akhir pekan biasanya berjumlah sekitar 2.500 orang per hari. Ketika masuk ke musim liburan, kunjungan wisatawan melonjak menjadi sekitar 5.000 orang per hari.

Ribuan orang yang berdatangan itu biasanya berasal dari daerah Bandung Raya, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.


Rebahan di awan

Lokasi wisata itu berdiri di kebun teh seluas 6 hektare, memiliki dua bukit bernama Bukit Nini di sebelah timur dan Bukit Putra di sebelah barat. Di tengah kedua bukit itu merupakan lahan serbaguna yang bisa digunakan lahan parkir atau acara-acara tertentu.

Ketika di lokasi, wisatawan bisa melihat jembatan melingkar yang berada di puncak Bukit Nini. Untuk mencapai lokasi itu, para wisatawan diarahkan oleh petugas untuk diangkut menggunakan ontang-anting.

Ontang-anting merupakan mobil bak terbuka yang dimodifikasi, sehingga bisa mengangkut wisatawan. Kendaraan pengangkut wisatawan itu berjumlah 11 unit dan bolak-balik mengangkut wisatawan dari lokasi parkir sejauh 300 meter ke jembatan pusat wisata di puncak Bukit Nini.

Setelah tiba puncak, petugas bakal mengecek tiket wisatawan yang sudah dibeli untuk kemudian masuk ke area jembatan. Di jembatan itu wisatawan bisa berfoto-foto dan mencoba satu area jembatan kaca yang dikenakan biaya Rp10 ribu. Di tengah jembatan yang berbentuk huruf U itu terdapat bangunan berkubah warna biru. Tak jarang wisatawan berfoto dengan latar belakang bangunan tersebut.

baca juga

Di samping itu semua, ada hal yang menarik dan bisa dijadikan gaya baru berwisata, yakni kasur jaring yang terbuat dari tali tambang. Wahana yang terdapat di area bawah jembatan tersebut tidak dipungut biaya.

Di kasur jaring itu, wisatawan bisa rebahan dan menikmati hamparan kebun teh. Di area itu juga terdapat jajanan cemilan yang bisa dibeli oleh wisatawan.

Dalam beberapa saat, kawasan wisata itu pun diselimuti kabut. Sehingga ketika merebahkan badan di kasur jaring, sensasi rebahan di atas awan bisa dinikmati oleh wisatawan, ditemani cemilan yang telah dibeli.

Beberapa wisatawan menyatakan memang tertarik dan ada minat khusus apabila ada kabut. Jadi kualitas foto pun lebih natural dan itu menjadi ciri khas.

Apabila di pagi hari, kabut bakal berada di bawah bukit itu dan menyelimuti perkebunan teh. Selain itu momen matahari terbit pun bisa dinikmati oleh wisatawan di jembatan tersebut.


Menghidupkan area wisata

Objek wisata tentunya kurang asyik jika tidak ada program-program yang dihadirkan oleh pengelola wisata. Untuk menghidupkan suasana wisata di kawasan itu, pengelola telah menggelar beragam kegiatan, salah satunya konser musik.

Tercatat ada beberapa grup band tersohor yang pernah "manggung" di Nimo Highland, yakni Jikustik, Nidji, dan Fourtwnty. Para bintang tamu grup band itu biasanya tampil pada malam hari, sehingga pengelola wisata memberikan fasilitas sewa tenda bagi wisatawan yang ingin bermalam di lokasi.

Fasilitas tenda itu baru diluncurkan pada awal 2023. Untuk biaya yang ditawarkan, tenda berkapasitas dua orang seharga Rp360 ribu per malam, dan tenda berkapasitas empat orang seharga Rp840 per malam. Tenda itu ada di puncak Bukit Putra dan pemandangannya langsung ke Situ Cileunca. Di tenda ada fasilitas bantal, selimut, sandal, tetapi tidak termasuk sarapan.

Untuk para wisatawan yang ingin ke lokasi, diimbau untuk membawa jas hujan dan payung untuk mengantisipasi turunnya hujan. Selain itu, ia meminta wisatawan waspada terhadap pijakan yang licin di area wisata.

Penurunan wisatawan kalau hujan memang ada, tapi memang tidak mesti. Kadang saat cuaca hujan deras pun masih ada wisatawan yang berdatangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Putaran Kedua BRI Liga 1, Beckham Putra Akui Rindu Kehadiran Bobotoh di Stadion

Jelang Putaran Kedua BRI Liga 1, Beckham Putra Akui Rindu Kehadiran Bobotoh di Stadion

Bola | Minggu, 08 Januari 2023 | 00:23 WIB

Denny Siregar Kritik Masjid Al Jabbar Makan Biaya Rp1 Triliun, Tokoh NU 'Sentil' Proyek Kereta Cepat

Denny Siregar Kritik Masjid Al Jabbar Makan Biaya Rp1 Triliun, Tokoh NU 'Sentil' Proyek Kereta Cepat

News | Sabtu, 07 Januari 2023 | 22:25 WIB

Tenggelam di Danau Ranau saat Berenang, Wisatawan Ditemukan Meninggal

Tenggelam di Danau Ranau saat Berenang, Wisatawan Ditemukan Meninggal

Sumsel | Sabtu, 07 Januari 2023 | 18:25 WIB

Terkini

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:09 WIB

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang

Opini | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kompetisi Orang Paling Menderita

Kompetisi Orang Paling Menderita

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:06 WIB

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:02 WIB

Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal

Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:00 WIB

Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup

Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:00 WIB

Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:58 WIB