Presiden Joko Widodo disebut bakal melakukan perombakkan atau reshuffle kabinet. Sasarannya adalah menteri dari Partai NasDem yang dinilai saat ini posisinya bersebrangan dengan pemerintah.
Namun alah satu pendiri Beranda Ruang Diskusi, Dar Edi Yoga punya pendapat lain. Menurutnya, jika terjadi reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Jokowi, maka paling memungkinkan diganti adalah Menkopolhukam, Mahfud MD.
“Bisa jadi Prabowo Subianto dipromosikan sebagai Menkopolhukam dan posisi Menteri Pertahanan dijabat oleh Andika Perkasa. Karena orang sekaliber Andika Perkasa sebagai mantan Panglima TNI jangan dibiarkan menganggur," kata Dar Edi Yoga yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Serikat Media Siber Indonesia, Senin (9/1/2023).
Menurut Yoga, Andika Perkasa layak menduduki pos Menteri Pertahanan mengingat rekam jejaknya yang tidak perlu diragukan lagi.
Apalagi selama dikomandoi Andika Perkasa, wajah TNI banyak berubah dan semakin dicintai rakyat. Di samping itu, Andika sukses mengamankan perhelatan G20 di Bali.
"Dia juga sukses menjalin kerja sama pertahanan dengan dunia internasional melalui kegiatan Super Garuda Shield yang diikuti 13 negara sahabat, meliputi AS, Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, Prancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, Selandia Baru, dan Korea Selatan," papar Yoga.
Terhitung sudah empat kali Presiden Jokowi melempar sinyal reshuffle sejak Desember 2022 lalu. Meski begitu tidak diperjelas kapan dan menteri pos mana saja yang digeser dari Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
Sebelumnya juga lembaga Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya yang menunjukkan mayoritas publik setuju Jokowi merombak kabinetnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Jordi Amat Tebar Janji Setelah Timnas Indonesia Lagi-lagi Gagal Juara di Piala AFF