Megawati Soekarnoputri dinilai telah memberikan sinyalemen bahwa PDI Perjuangan bakal mengusung sendiri calon presiden beserta calon wakil presiden untuk Pilpres 2024 mendatang.
Kekinian, muncul sosok yang dinilai berpeluang besar bakal maju sebagai calon wakil presiden dari PDIP. Sosok itu adalah pria yang kini menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir.
Erick Thohir dinilai berpotesi jadi cawapres PDIP lantaran dinilai punya kedekatan politik dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Dengan pertemuan seperti ini saya pikir akan sangat baik bagi langkah maju Pak Erick ke depan," kata Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago, Rabu (18/1/2023).
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research itu menyebutkan, pertemuan Mega dan Erick bukan pertama kali terjadi. Keduanya dinilai memiliki kedekatan ide dan pemikiran.
Perjumpaan Megawati dan Erick Thohir terkait dengan melestarikan warisan Bung Karno lewat sejumlah landmark bersejaran di Kawasan Sanur Bali pada Senin, 16 Januari 2023. Sebelumnya, Erick Thohir juga menemani Megawati saat peresmian Sarinah.
"Pertemuan Bu Mega dan Pak Erick ini bukan pertemuan pertama. Pernah di momen-momen penting seperti peresmian Sarinah. Itu bagi Bu Mega ada nostalgia, ada peristiwa masa lalu yang beliau tidak bisa lupakan. Pertemuan Pak Erick dan Bu Mega tentu akan memunculkan banyak makna yang terutama soal persamaan chemistry," sambung Pangi.
Pada kesempatan berbeda, Direktur Eksekutif Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Nainggolan menilai hal senada tentang pertemuan Mega dan Erick dari perspektif politik.
"Kedekatannya dengan relasi, dengan tokoh partai sudah pasti. Pak Erick Thohir cawapres itu potensial. Pak Erick Thohir itu bisa. Selain integritas Pak Erick Thohir punya logistik yang cukup kuat," imbuh Igor Nainggolan.
Erick Thohir saat ini digadang-gadang menjadi kandidat cawapres untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Spektrum politik Erick dan PDIP memiliki warna yang sama sehingga jika terealisasi, berpotensi memberikan soliditas dukungan.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.