Presenter Melaney Ricardo membuat heboh publik usai membagikan kabar terbaru mengenai dirinya yang baru saja melakukan operasi angkat rahim.
Hal tersebut harus dilakukan lantaran Melaney Ricardo mengidap penyakit adenomiosis. Salah satu cara penyembuhan penyakit tersebut mengharuskan Melaney Ricardo operasi angkat rahim.
Dikutip melalui video yang diunggah dalam kanal YouTube miliknya, dia menjelaskan bila telah memiliki masalah saat datang bulan selama beberapa bulan belakangan ini.
Melaney mengaku selalu merasa rasa sakit dan nyeri saat sedang datang bulan hingga harus dibantu obat pereda nyeri. Bahkan ia juga memiliki volume darah yang banyak saat menstruasi layaknya orang buang kecil.
"Aku itu sakitnya bener-bener yang sakit, dimana dikasih painkiller pun masih kerasa lumayan sakit tapi kalau gak ada painkiller sama sekali otomatis hari pertama, kedua aku gak bisa beraktifitas, sehari bisa 2x lah untuk makan painkiller," kata Melaney.
"Menstruasi ku banyak sekali. Banyaknya seperti apa itu rasanya seperti misalnya kayak pipis tapi yang keluar darah. Itu kalau aku sampai sekarang masih trauma kalau dari tidur, bangun pagi ke kamar mandi itu biasanya darahnya bisa netes-netes," sambungnya kembali.
Namun, dengan volume darah yang banyak saat menstruasi malah membuat Melaney berfikir bila dirinya memiliki kesuburan rahim yang bagus meskipun di usia 40 tahun.
"Nah sampek ada satu waktu aku tu masuk rumah sakit, jadi aku tu gak pernah ngerasa, aku pikir aku tu menstruasi banyak sekali karena aku itu di usia 40 tu masih sangat-sangat subur," ungkap ibu dua anak tersebut.
"Jadi kadang-kadang kalau ada beberapa temen yang cerita kok gue kalo mens sedikit darahnya, aku tu kadang-kadang ngerasa kalau tu masih subur banget gitu. Nah ternyata itu adalah sesuatu yang harus diluruskan dan di double cek kepada obgyn kita," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Drama Korea yang Diperankan Jung Yong Hwa, Terbaru Ada Brain Works
Meskipun sempat memilih cara lain sebelum pengangkatan rahim, alasan memilih menjalani operasi diambil Melaney Ricardo demi ketenangan menjalani hidup serta solusi jangka panjang.
Kontributor: Mira Puspito