Kabar mengejutkan datang dari Lucky Hakim. Ia memutuskan mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu yang disandangnya sejak 2021.
Ada sejumlah alasan Lucky Hakim mundur sebagai Wabup Indramayu mendampingi Bupati Indramayu Neni Agustina.
Salah satu alasannya karena artis kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 12 Januari 1980 ini merasa malu tak bisa memenuhi janji kampanyenya.
Terlebih Lucky Hakim menyadari mendapat tunjangan yang tak kecil dari jabatannya sebagai Wabup Indramayu. Contohnya uang makan yang bisa mencapai Rp 100 juta per bulan.
"Bayangkan saja, untuk uang makan-minum saja, seorang Wakil Bupati itu sampai lebih dari Rp 100 juta per bulan di luar gaji, padahal sudah dapat tunjangan," kata Lucky Hakim dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Jumat (17/2/2023).
"Take home pay bisa lebih dari Rp200 juta. Yang bayar siapa? Yang bayar rakyat," imbuh mantan suami Tiara Dewi dan Indadari tersebut.
Lucky Hakim merasa malu karena menikmati kemewahan dari pajak rakyat Indramayu yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
"Betapa malunya dan tidak tahu dirinya saya ini kalau tetap bertahan sebagai Wakil Bupati," ujarnya.
Upaya Islah
Baca Juga: Ridwan Kamil Ingin Islahkan Wabup dengan Bupati Indramayu Nina Agustina: Lucky Hakim Susah Dihubungi
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku kesulitan berkomunikasi dengan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim. Ia sedianya ingin mengklarifikasi terkait alasan Lucky Hakim mundur dari Wabup Indramayu.
"(Lucky Hakim) Susah dihubungi, saya sudah menelepon. Ajudan saya sudah menelepon berkali-kali. Sudah berkali-kali ajudan sudah mengontak supaya menghadap saya karena perintah mendagri, belum ada respons," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2023).
Akibatnya, kata Ridwan Kamil, upaya islah antara Lucky Hakim dengan Bupati Indramayu Nina Agustina pun jadi terhambat.
"Mau mengislahkan gimana, susah dihubungi. Tapi, arahan Pak Mendagri (Tito Karnavian), kalau bisa didamaikan dengan sebuah musyawarah. Kan prosesnya untuk terpilih mahal sekali dan panjang," tuturnya.
Ridwan Kamil juga ingin mengetuk pintu hati pasangan kepala daerah Kabupaten Indramayu itu terkait masalah pengunduran diri Lucky Hakim.
"Masa tidak ada kebesaran hati masing-masing, demi kepentingan rakyat Indramayu, untuk mencari kesepakatan politik yang baru," tambahnya.