Dukungan relawan Jokowi terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam bursa calon presiden (capres) tak terbendung. Banyak relawan Jokowi yang ramai-ramai hijrah dukungan dari Ganjar Pranowo ke Prabowo.
Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Poling Stations (IPS) pada 15-24 Februari 2023 di 34 provinsi.
Populasi survei IPS merupakan warga negara Indonesia yang berusia minimal 17 tahun dan memiliki e-KTP.
Survei tersebut menggunakan 1.200 responden dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat dan batas kesalahan plus minus 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
"Dua bulan terakhir, fenomena migrasi para relawan Jokowi yang semula mendukung Ganjar Pranowo dan kini hijrah pilihan ke Prabowo tak bisa dibendung lagi," kata peneliti senior IPS Alfin Sugianto, Selasa (28/2/2023).
Migrasi dukungan itu pulalah yang membuat elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan tingkat keterpilihan sebesar 33,1 persen.
Sedangkan tingkat keterpilihan dua bakal capres terpopuler lainnya, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan terpaku di angka sekitar 20 persen.
"Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra itu dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tren semakin menguat," tutur Alfin.
Berbagai pergerakan yang dilakukan Prabowo Subianto, seperti sering terjun ke masyarakat, aktif melakukan komunikasi politik dengan sejumlah tokoh, serta kinerjanya sebagai menteri pertahanan, merupakan sejumlah faktor utama yang menyebabkan elektabilitas Prabowo menguat dan di posisi teratas survei.
Baca Juga: Hasil Survei: Cuma 25,4 Persen Netizen yang Ingin Pilpres 2024 Diikuti 3 Pasangan Capres-Cawapres
Faktor lain yang turut berkontribusi signifikan terhadap menguatkanya elektabilitas Prabowo, lanjut Alfin, ialah dukungan dari Presiden Joko Widodo terhadap Ketua Umum Partai Gerindra tersebut semakin eksplisit.