Tingkat kepuasan warga Jawa Barat atas kinerja Gubernur Jabar Ridwan Kamil sangat tinggi yakni mencapai 90,27 persen berdasar hasil survei lembaga CigMark. Survei tersebut pada bulan Maret dengan jumlah 2.000 responden.
"Angka 90,27 persen ini gabungan dari yang sangat puas 19,78 persen dan 70 persen lebih cukup puas," kata Founder CigMark Setia Darma di Kota Bandung, Senin (17/4/2023).
Ditemui saat pemaparan hasil survei bertema "Inventarisasi Permasalahan di Jawa Barat serta Kepuasan terhadap Pemerintah", Setia Darma mengatakan 73,55 persen responden ingin Ridwan Kamil kembali sebagai Gubernur Jabar untuk periode selanjutnya.
"Jadi ada faktor trust yang kuat dari masyarakat pada Pak Ridwan Kamil untuk menuntaskan sejumlah persoalan yang dikeluhkan," kata dia.
Menurut dia, dari penilaian masyarakat Jabar terhadap beberapa hal yang muncul dan dianggap permasalahan di Jawa Barat yang penting untuk ditanggapi dan ditangani oleh para stakeholder.
Dia mengatakan secara umum dalam hasil survei tersebut diantaranya adalah tiga keluhan utama terkait permasalahan jalanan yang rusak 41,00 persen.
Kemudian masalah pengangguran 40,08 persen dan modal usaha kecil 28,08 persen.
Sementara jika dilihat permasalahan berdasarkan aspek ekonomi, kenaikan harga beras dan bahan bakar minyak (BBM) merupakan permasalahan yang harus segera ditangani.
"Lalu dari aspek pendidikan adalah harapan akses bagi masyarakat miskin untuk menikmati pendidikan murah atau gratis."
Baca Juga: Ridwan Kamil soal Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK: Sangat Prihatin
"Sedangkan untuk aspek kesehatan adalah permasalahan akses masyarakat miskin untuk mendapatkan pengobatan, kesehatan murah atau gratis," kata dia.
Hal ini persoalan umum di daerah yang dikeluhkan masyarakat, kinerja pemerintahan daerah secara umum bukan provinsi saja.
"Namun masyarakat menaruh harapan tinggi Pak Gubernur bisa menyelesaikan masalah yang dikeluhkan," kata dia.
Menurut Setia Darma, kepuasan atas kinerja Ridwan Kamil dari masyarakat harus dijawab oleh gubernur dengan melakukan koordinasi dengan kepala daerah di 27 kabupaten/kota dan terobosan di sisa waktu jabatan.
"Dan diharapkan dalam empat bulan sisa jabatan ini Ridwan Kamil melakukan sejumlah gebrakan," kata dia.