Cerita Kuli Panggul di Pelabuhan Merak Fatuni, Rela Kerja Keras Demi Bayar Zakat Fitrah Anak dan Istri

Suara Moots Suara.Com
Rabu, 19 April 2023 | 23:58 WIB
Cerita Kuli Panggul di Pelabuhan Merak Fatuni, Rela Kerja Keras Demi Bayar Zakat Fitrah Anak dan Istri
Kuli Pangggul di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon Banten pada arus mudik lebaran 2023. [Suara.com/Sopian Sauri]

Dibalik kegembiraan ratusan para pemudik yang hendak pulang kampung, di situ ada sosok ayah yang merupakan kuli panggul di Pelabuhan Merak banting tulang mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan bayar zakat fitrah.. 

Pria berkulit sawo matang berjalan begitu gesit, dengan memanggul ransel di sela sela ratusan orang, yang hendak menaiki kapal feri.

Fatuni namanya, sosok ayah yang tidak kenal lelah menahan beban berat yang dipikulnya. Urat di leher tampak tersembul menahan beban berat yang di pikul nya.

Satu bungkusan barang berwana hitam yang dipikul sembari menggendong tas brukuran yang cukup sedang, seolah tidak menjadi beban baginya.

Kepada SuaraBanten.id, Fatuni mengaku sudah tiga tahun melakoni pekerjaannya sebagi tukang kuli panggul para penumpang yang hendak menaiki kapal dan begitupun sebaliknya.

Ia menyatakan tidak merasa malu dengan pekerjaannya saat ini, demi menafkahi anak dan istri. 

Mengingat di bulan suci ramdhan ini dia harus memitrahi istri dan anaknya itu. Dari mulai H-10 lebaran dirinya sudah bekerja menyambut para pemudik.

"Dari h-10 udah mualai kerja panggul, kalau buat fitrah anak dan jajan insyallah ada," tuturnya di lorong penumpang pejalan kaki Dermaga 1.

Ia mengungkapkan, penumpang kapal pada arus mudik tahun ini cukup ramai. Karena itu ia mengaku mendapatkan penghasilan yang cukup. 

Baca Juga: Diduga Kelelahan Saat Perjalanan, Pemudik Motor Pingsan di Pelabuhan Ciwandan

Dalam satu hari, ia bisa mendapatkan Rp300 sampai dengan Rp500 ribu kentungan dari hasil panggul barang-barang milik pemudik.

"Kisaran 300 sampai 500 dalam satu hari. kalau musim rame mudik," ungkapnya.

Kedati demikian, kata Fatuni, pendapat dari hasil kuli panggul itu, kembali kepada kekuatan fisik dalam bekerja. 

"Tergantung giat kitanya gimana dan tergantung kuat (fisik) apa tidaknya," tuturnya.

Karena itu, ia menyatakan pekerjaannya ini perlu fisik yang kuat. Mengingat jarak Terminal Terpadu Merak (TTM) tempat berhentinya para penumpang yang hendak ke kapal jaraknya cukup jauh.

"Jauh itu jaraknya dari TTM kesini tuh mayan, minimal satu kilo," katanya.

Warga pribumi ini juga mengatakan, waktu kerjanya sebagi tukang kuli panggul itu selama 24 jam yang dimulai pukul 08.00 WIB. 

"Kerja star mulai jam 08.00 WIB, sistemnya 24 jam bekerja disini 24 jam libur, gantian ada dua regu," terangnya.

Sebelum melakoni pekerjaan kuli panggul, dirinya mengaku sempat bekerja sebagi cleaning servis di salah satu perusahaan yang tidak jauh dari rumahnya.

Karena terdampak maraknya kasus covid 19, ia beralih pekerjaan sebagai kuli panggul di Pelabuhan Merak.

"Semenjak musim korona, udah 3 tahunan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI