Publik di laman Twitter sejak kemarin dibuat heboh dengan video unggahan dari komika Mamat Alkatiri. Di akun Twitter miliknya, Mamat unggah video detik-detik komika Abdur Arsyad digelandang polisi saat turun panggung.
Video unggahan Mamat ini pun menarik perhatian banyak pihak. Tak terkecuali calon presiden (Cawapres) Anies Baswedan.
Anies lewat akun Twitter miliknya juga ikut mengomentari video unggahan Mamat.
"Padahal baru tadi siang sedang seru nonton digital download Pahlawan Perlu Tanda Jasa, kok malah dengar kabar ini. Semoga masalahnya cepat beres ya, @abdurarsyad. #KamiBersamaAbdur," cuit Anies.
Mendapat komentar dari Anies Baswedan, Abdur pun langsung bereaksi.
"Terima kasih untuk apresiasinya, Pak. Bapak mempunyai pengaruh yang lebih besar dari saya, semoga ide-ide di PPTJ bersambung menjadi hal-hal yang lebih baik ke depan. Sehat selalu untuk bapak sekeluarga," tulis Abdur membalas cuitan Anies.
Mamat pun langsung bereaksi. Mamat bahkan sampai 'mengancam' Anies akan mentautkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Pak hastagnya salah, harusnya sebagai capres bapak kawal ini sampe dia diadili, jangan buat saya Cc tweet bapak ke pak ganjar dan pak prabowo ya iniiii."
Dalam video yang diunggah Mamat, terlihat komika Abdur tengah turun dari panggung. Tak berselang lama, ia kemudian dirangkul oleh dua orang polisi.
Baca Juga: Cek Fakta: PDI P Jawa Timur Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Benarkah?
Mamat di video tersebut juga sempat mengatakan kepada polisi agar menangkap Abdur. "Tangkap dia pak, tadi itu materinya brutal, provokatif," kata Mamat.
Tak berselang lama sambil tersenyum, dua orang polisi tersebut merangkul Abdur dan membawa ke dalam tenda. Bagi netizen yang tidak mengerti konteks, mungkin dianggap video itu sebagai hal yang benar.
Apalagi Mamat dalam caption video itu juga menuliskan narasi soal sosok Abdur. Abdur kata Mamat di caption itu disebut sebagai orang yang pernah masuk penjara karena kasus penistaan agama dan ladang ganja.
"Sebagai info, abdur arsyad pernah ditangkap dan masuk penjara di Banda Aceh terkait kasus kepemilikan ladang ganja, juga penistaan agama ketika standup di depan warga Aceh. Namun hal ini ditutup rapat sehingga tidak terdeteksi oleh media media !" tulis Mamat.
Tentu saja video dan narasi caption yang diunggah Mamat sekedar guyon semata.