Anies Baswedan yang merupakan bakal Calon Presiden (Capres) hingga kini belum ditentukan siapa sosok bakal calon Wakil Presiden (Cawapres) yang bakal mendampinginya.
Seperti diketahui Anies Baswedan diusung koalisi perubahan yakni Partai NasDem, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun, belakangan beredar kabar yang mengklaim Anies Baswedan memilih Khofifah hingga AHY kejang-kejang di tempat.
"Berita terkini – ANIES RESMI PILIH KHOFIFAH HINGGA AHY KEJANG KEJANG DI TEMPAT"
Lantas benarkah Anies Baswedan pilih Khofifah sebagai bakal cawapres? Selangkapnya akan terjawab hingga akhir artikel ini, yuk simak.

Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Anies Baswedan pilih Khofifah Indar Parawansa sebagai cawapres 2024 diunggah salah satu akun Facebook.
Video tersebut memperlihatkan beberapa video yang salah satunya saat deklarasi yang dimaksud peresmian Cawapres.
Namun, setelah ditelusuri faktanya video yang beredar di Facebook itu tidak sesuai dengan klaim yang disertakan sebagai judul maupun narasi video.
Usai ditelusuri, narasi dalam video tersebut dikutip dari dua artikel berbeda yakni tribunnews.com dan liputan6.com.
Kedua artikel tersebut memberitakan partai pendukung Anies Baswedan akan menjadikan khofifah sebagai cawapres mendampingi Anies Baswedan.
Meski demikian, hingga akhir April 2023 kemarin, koalisi belum mengumumkan secara resmi siapakah yang akan menjadi cawapres.
Video dalam unggahan itu, tidak ada kaitannya dengan peristiwa pengumuman cawapres Khofifah. Salah satu video merupakan kegiatan “syukuran dan launching pesantren Subulussalam” yang dihadiri ketua Partai PKS.
Video lainnya diambil dari Youtube CNN Indonesia pada acara Political Show “Deadlock Cawapres Koalisi Anies Baswedan | Political Show (Full)” yang tayang pada Januari 2023 lalu.
Kesimpulan
Mangacu pada penjelasan cek fakta di atas, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai Cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan.
Narasi dalam video tidak ada pernyataan secara valid yang mengatakan Khofifah Indar Parawansa sebagai cawapres.
Karenanya, dapat disimpulkan video berisi klaim Anies Baswedan pilih Khofifah sebagai bakal cawapres adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.