Korban sampai terdorong hingga pelipis mata bagian kirinya membentur tembok dan mengakibatkan luka robek.
Berakhir Islah
Sementara itu, pihak SMAN 1 Tasikmalaya menyebut bahwa kasus viral ini sudah berakhir islah.
Yonandi, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Tasikmalaya menyampaikan atas nama kedua belah pihak semuanya sudah islah.
“Alhamdulillah, mereka sudah berdamai dan menyatakan saling minta maaf,”
“Alhamudlillah keduanya berdamai tidak ada lagi tuntut menuntut lagi. Mulai hari ini semuanya akan menjaga nama baik semua pihak, sekolah, lembaga lainnya dan keluarga, terutama menjaga anak-anaknya,”
Soal intimidasi dari ibu terduga pelaku, Yonandi membantahnya. Ia malah menyebut Tidak ada perundungan, dan tidak ada penganiyayaan.
Yonandi pun menegaskan pelaku bukan anak pejabat. Ibu pelaku hanya mengenal Kemendikbud sehingga sangkaannya sebagai pejabat Kemendikbud.
“Yang bersangkutan kerjanya bukan di Irjen Kemendikbud, tapi di intansi pemerintah yang ada di Provinsi Jawa Barat.” jelasnya.
Baca Juga: Video Wanita Bercadar yang Viral Pamer Kemaluan di Kebun Teh Ciwidey Direkam oleh Suami
Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan ini masih diselidiki oleh polres Tasikmalaya. Kepolisian telah memeriksa 5 orang saksi.