Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang merupakan siswi SD di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga kini belum jelas penanganannya.
Hal tersebut membuat sorotan khusus dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi. Dia minta aparat penegak hukum dan KPAD fokus mengupas tuntas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru Agama.
Ridwan Muhibi merasa sangat kecewa dengan adanya berita tersebut, menurutnya hal tersebut sangat mencoreng bidang pendidikan di Kabupaten Bogor.
"Kalau seperti itu benar adanya, ini harus segera ditindak, tidak boleh nunggu bola, artinya dalam hal ini aparat dan juga KPAD," kata Muhibi.
Ia juga mengatakan akan menvalidasi berita tersebut ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor terkait kebenarannya.
"Kami akan minta pendapat Disdik, bener engga ini, guru PNS atau swasta, yang melakukan tindakan seperti ini harus segera ditindaklanjuti,"tegasnya.
Sebelumnya ramai diberitakan terkait kasus seorang siswa kelas 1 SD di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor diduga mengalami pelecehan seksual oleh gurunya sendiri.
Pihak korban pun sudah melakukan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Saat ini Polres Bogor tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.